Kabar Jember

Maling Motor Asik Mabuk di Lokalisasi Jember, Pernah Tiga Kali Dibui, Mulai Curi Ayam sampai Sapi

RESIDIVIS DARI #JEMBER - Tahun 2007, dia pernah ditangkap polisi karena pencurian ayam. Kemudian ditangkap lagi karena mencuri sapi, lalu..

Maling Motor Asik Mabuk di Lokalisasi Jember, Pernah Tiga Kali Dibui, Mulai Curi Ayam sampai Sapi
Ist
MALING MOTOR - Untuk keempat kalinya Sarni (40) warga Desa Mlokorejo Kecamatan Puger, Jember ditangkap polisi. 

RESIDIVIS DARI MLOLOKERTO - Tahun 2007, dia pernah ditangkap polisi karena pencurian ayam. Kemudian ditangkap lagi karena mencuri sapi, lalu mengedarkan pil koplo.

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Untuk keempat kalinya Sarni (40) warga Desa Mlokorejo Kecamatan Puger, Jember ditangkap polisi.

Kali ini dia ditangkap karena diduga mencuri sepeda motor milik Sulasmi (40) warga Dusun Jeni Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas.

Polisi menangkap Sarni di sebuah lokalisasi di Kecamatan Umbulsari, Senin (29/7/2019) sore.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, polisi harus melumpuhkan Sarni memakai timah panas saat menangkap Sarni.

"Karena melawan petugas saat hendak ditangkap, memakai obeng. Akhirnya petugas mengeluarkan tembakan untuk mengamankan diri," ujar Kusworo saat rilis pengungkapan itu, Selasa (30/7/2019) sore.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Kusworo menuturkan, Sarni ditangkap di sebuah tempat yang dikenal sebagai lokalisasi.

Dari informasi yang dihimpun SuryaMalang.com, lokalisasi itu berada di sebuah desa di Kecamatan Umbulsari. Sarni ditangkap saat menenggak minuman keras.

Penangkapan Sarni berdasarkan hasil penyelidikan polisi atas laporan Sulasmi ke Polsek Gumukmas pada 19 Juli lalu.

Sulasmi melapor jika rumahnya dimasuki maling dan mengambil sepeda motor miliknya.

Sarni masuk rumah itu dengan merusak kunci jendela dan pintu rumah. Kemudian dia juga merusak kunci setir sepeda motor.

Kusworo menambahkan, Sarni adalah seorang residivis. Dia sudah tiga kali masuk bui, dan kali ini keempat kalinya.

Tahun 2007, dia pernah ditangkap polisi karena pencurian ayam. Kemudian ditangkap lagi karena mencuri sapi, lalu mengedarkan pil koplo.

"Dan sekarang melakukan pencurian dengan pemberatan karena masuk ke rumah orang dengan mencongkel jendela dan pintu, serta mencuri sepeda motor," kata Kusworo.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved