Universitas Negeri Malang

Profesor dari Universiti Malaysia Pahang (UMP) Perkuat Universitas Negeri Malang (UM)

SURYAMALANG.COM - Profesor dari Universiti Malaysia Pahang (UMP) Perkuat Universitas Negeri Malang (UM)

Profesor dari Universiti Malaysia Pahang (UMP) Perkuat Universitas Negeri Malang (UM)
umm
Prof Dr Rosli Abu Bakar yang akan dikukuhkan Universitas Negeri Malang (UM) sebagai Adjuct Professor UM. 

"Adjuct Professor adalah seseorang yang diangkat oleh universitas untuk mengajar atau melakukan kegiatan lain. Tapi bukan sebagai pegawai tetap," jelas AN Afandi ST MT MIAEng MIEEE Phd.

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Profesor dari Universiti Malaysia Pahang (UMP) yaitu Prof Dr Rosli Abu Bakar akan memperkuat Universitas Negeri Malang (UM), khususnya di Fakultas Teknik.

Ia akan dikukuhkan, Rabu (31/7/2019) sebagai Adjuct Professor.

"Adjuct Professor adalah seseorang yang diangkat oleh universitas untuk mengajar atau melakukan kegiatan lain. Tapi bukan sebagai pegawai tetap," jelas AN Afandi ST MT MIAEng MIEEE Phd, Wakil Dekan 1 FT UM kepada Suryamalang.com, Selasa (30/7/2019).

Untuk itu Rosli yang merupakan anggota senat UNP. Di UM, ini adalah Adjuct Professor kedua setelah pertama di FMIPA.

"Ini sebagai langkah internasionalisasi FT karena bisa berkolaborasi dengan profesor dari luar negeri," jelas dia.

Misalkan dalam kolaborasi riset dan akademik. Juga akan dilibatkan sebagai dosen.

Ia mengharapkan kehadiran Rosli bisa memberikan iklim baru di FT. "Pak Rosli memiliki bidang keahlian di Teknik Mesin," ujarnya.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Dikatakan, program UM tahun ini adalah memiliki Adjuct Proffesor di tiap fakultas.

"Di teknik kan spesifik. Harapannya ya di tiap jurusan ada Adjuct Professor. Tapi yang disetujui ini dulu," paparnya. FT UM memiliki empat jurusan. Nantinya Rosli juga tidak menetap di Malang. Tapi juga akan ke UM karena kegiatannya. "Pak Rosli di UM selama tiga tahun setelah itu dievaluasi," kata Afandi.

Kendala bahasa diyakini minim. Sebab Rosli selain berbahasa Inggris juga bisa berbahasa Melayu dan mengerti Bahasa Indonesia. Sehingga saat nanti diaplikasikan di lapangan, maka relatif minim kendala bahasa.

Sebagai Adjuct Professor, maka saat dia menulis publikasi juga wajib mencantumkan Fakultas Teknik UM sebagai rumah keduanya. Dimanfaatkan Rosli sebagai profesor luar negeri juga akan dilaporkan UM ke Kemenristekdikti.

Sehingga tidak perlu sampai menguruskan administasi sebagaimana dosen harus memiliki NIDN (Nomer Induk Dosen Nasional). Dalam profilnya, Rosli pernah jadi dekan di Kolej Universiti Kejuruteraan dan Teknologi Malaysia. Ia juga memiliki banyak publikasi internasional sehingga diharapkan bisa memberi iklim akademis di dalam diseminasi dan kontribusi internasional dan nasional.

Misalkan memberi kuliah umum, menjadi reviewer, pemberi masukan dalam pengembangan lembaga dll. Sehingga bisa jadi pemantik branding baru FT "I AM FT" atau International Academic Mobility for Frontier Technology".

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved