Timnas Indonesia

Sejarah Baru dalam Sepak Bola, Timnas Indonesia Bakal Bertanding di Stadion Papua Bangkit

Untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola nasional, Timnas Indonesia akan bermain di tanah Papua tepatnya di Stadion Papua Bangkit

Sejarah Baru dalam Sepak Bola, Timnas Indonesia Bakal Bertanding di Stadion Papua Bangkit
Kompas.com/OJI/Humas
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana, Seskab, dan Menteri PUPR meninjau pembangunan Stadion Papua Bangkit, di Jayapura, Papua, Senin (1/4/2019). 

"Kedua tanggal itu sudah kami kunci. Sehabis kedua pertandingan itu, anak-anak akan beristirahat tiga hari sebelum berangkat ke SEA Games di Filipina," ujar Marshal lagi.

Ia juga mengatakan bahwa pertandingan kontra Timnas Iran U-23 akan menjadi ujian mumpuni bagi skuad Garuda sebelum bertanding di SEA Games sehingga diharapkan pertandingan bakal berlangsung seru dan menghibur.

Stadion Papua Bangkit dibangun di atas tanah seluas 13 hektar dan murni dibiayai oleh APBD Papua sebesar Rp 1,3 triliun dan dibangun khusus untuk pembukaan dan penyelenggaraan PON XX 2020.

Pembangunan stadion berkapasitas 40.000 orang tersebut dimulai sejak akhir 2016 dan rampung pada Juni 2019.

Demi menyelesaikan pekerjaan lintasan, PT PP (Persero) sebagai kontraktor pembangun, mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri.

"Untuk pembangunan stadion sudah 100 persen selesai berikut dengan fasilitas pendukungnya," kata pimpro pembangunan Stadion Papua Bangkit, Dwi Aji Wicaksono, di sela pemaparan kepada Menpora Imam Nahrawi di Papua, Jumat (21/6/2019).

"Semuanya dibuat dengan standar internasional. Lapangan, rumput, lampu, hingga lintasan atletik semuanya standar internasional. Kami juga menyiapkan akses untuk kaum difabel," katanya.

Marshal pun mengutarakan bahwa keinginan PSSI adalah agar Timnas Indonesia bermain di luar Pulau Jawa mengalahkan segala aspek kesulitan logistik dari menggelar pertandingan di seantero Indonesia.

"Laga timnas pasti akan disiarkan secara langsung, alhasil sisi produksi televisi pasti besar. Itu pekerjaan rumahnya, kargo produksi televisi," tuturnya.

Marshal pun mengatakan kalau pulau-pulau lain juga harus bisa menjadi venue pertandingan bagi Timnas Merah Putih.

"Kalau tahun ini baru sempat ke Papua, artinya tahun depan saya harus mengatur jadwal ke Kalimantan dan Sumatera," ujarnya.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved