Breaking News:

Kabar Sumenep

Akan Ada Lebih Seribu Janda Baru di Sumenep Madura, Tahun Ini Kasus Perceraian Tembus 1006 Kasus

Dari data kasus perceraian yang ada hingga pertengahan tahun 2019 jumlahnya sudah berada di angka 1006 kasus. Akan ada seribuan janda baru

Editor: Dyan Rekohadi
TribunMadura.com/ Ali Syahbana
Warga Sumenep Madura Ini sedang berada di ruang tamu Pengadilan Agama (PA) Sumenep di Jalan Trunojoyo Sumenep. Angka Perceraian Tinggi hingga tengah tahun sudah lebih seribu kasus yang artinya bisa ada seribu janda baru 

Rahayuningrum menyebut, jumlah total kasus perceraian di tahun 2018 lalu sebanyak 20242 kasus.

Sementara perkara yang diputus sebanyak 11934 dan sisa perkaranya pada bulan November 2018 itu sebanyak 135 kasus.

Faktor penyebab perceraian pasangan yang menyebabkan banyaknya janda baru ini variatif, namun masih di dominasi oleh faktor ekonomi.

"Faktor penyebabnya itu bervariatif, di antaranya masalah ekonomi, ekonomi dalam hal ini masalah nafkah dan lainnya. Selain itu juga ada perselingkuhan, perselisihan artinya perselisihannya sudah memuncak. Selain itu juga ada kasus perkara Kekerasan Dalam Rumah Tanggal (KDRT) tersebut," paparnya.

Ditanyakan bahwa dari 1006 jumlah cerai gugat, pihaknya mengaku jika persentasenya itu lebih banyak yang cerai gugat (CG) dari pada cerai talak.

"Misalkan persentase persenan, bisa jadi 10 persen itu perkara lain - lain dan sementara 50 persen masuk cerai gugat," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved