Universitas Negeri Malang

Universitas Negeri Malang (UM) Targetkan Targetkan Guru Besar 10 Persen dari 1.100 Dosen

Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Prof Dr AH Rofi'uddin MPd menargetkan 10 persen guru besar dari 1.100 dosen yang dimiliki PTN ini.

Universitas Negeri Malang (UM) Targetkan Targetkan Guru Besar 10 Persen dari 1.100 Dosen
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr AH Rofiuddin MPd menyambut Mendikbud Prof Dr Muhadjir Effendy MAP di gedung Graha Cakrawala, Kamis (29/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Prof Dr AH Rofi'uddin MPd menargetkan 10 persen guru besar dari 1.100 dosen yang dimiliki PTN ini.

Pertimbangannya, untuk mencapai 20 persen sebagaimana disyaratkan Kemenristekdikti sulit dipenuhi.

"Ya ini masalah nasional semua perguruan tinggi. Kalau untuk internal UM, targetnya terpenuhi 10 persen dulu," kata AH Rofi'uddin usai pengukuhan Adjuct Professor Prof Dr Rosdi Bin Abu Bakar pada Suryamalang.com, Rabu (31/7/2019).

Jika 10 persen, maka harapannya ada 110 guru besar. Untuk mencapai 10 persen juga masih bertahap karena saat ini posisinya antara 7-8 persen gubes.

"Masih jauh," ungkapnya. Jajaran gubes baru UM adalah Prof Rosdi dari Universiti Malaysia Pahang (UMP). "Dalam waktu dekat ini ada lima gubes baru," tambah rektor. Mereka berasal dari FMIPA empat orang dan satu orang dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Nama-nama tidak disebutkan karena SK nya belum turun tapi sudah lolos. Katanya, ia sudah diberitahu jika draftnya sudah disampaikan ke Menristekdikti.

Profesor dari Universiti Malaysia Pahang (UMP) Perkuat Universitas Negeri Malang (UM)

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

"Yang lain menyusul tapi ya masih antri," paparnya. Dikatakan, untuk dosen bergelar S3 di UM ditambah yang akan menyelesaikan S3 maka bisa mencapai 60 persen jumlah dosen. "Ya memang harus didorong terus agar dosen-dosen jadi gubes," katanya. Soal kendala, dikatakan masih seputar jurnal publikasi internasional.

Sementara itu tentang Adjuct Proffesor, kata rektor, akan ditambah dua lagi. "Mungkin untuk Fakultas Ekonomi atau Fakultas Sastra. Kalau hanya Pak Rosli masih kurang. Pak Rosli ini hanya trigger," jelasnya. Terutama yang dibutuhkan untuk membantu di jurnal internasional terindeks Scopus.

Sementara di Universitas Brawijaya (UB) pada pekan lalu juga baru menambah dua gubes. Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS juga ingin terus menambah gubes agar bisa mencapai 20 persen dari jumlah dosen UB.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved