Kabar Gresik
Tiga Pelajar Tewas di Gresik, Sama-sama Naik Yamaha Fiz R dan Tabrak Tiang Listrik
KECELAKAAN MAUT DI #GRESIK - Tiga pelajar tewas usai berbenturan lalu menghantam tiang listrik di Desa Hulaan Kecamatan Menganti, Kamis (1/8/2019).
Penulis: Sugiyono | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, GRESIK - Tiga pelajar tewas usai berbenturan lalu menghantam tiang listrik di Desa Hulaan Kecamatan Menganti, Gresik, Kamis (1/8/2019) malam.
Awalnya, dua pelajar berboncengan motor Yamaha Fiz R Nopol AE 2652 PO: Muhammad Algyanto Dwi Putra (16) di depan dan di belakangnya adalah Muhammad Fiki Zaini (16). Keduanya pelajar dari Desa Kepatihan Kecamatan Menganti.
Mereka diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan ke utara di jalan desa tersebut.
Pada saat bersamaan, ada juga pelajar bernama Khoirul Reza Mahendra (16) asal Desa Kepatihan Kecamatan Menganti yang naik motor Yamaha Fiz R Nopol W 6759 CA.
Kedua motor yang sama-sama melaju kencang itu diduga berbenturan hingga akhirnya sama-sama menabrak tiang listrik.
"Akibat kecelakaan itu, tiga anak meninggal dunia. Dua meninggal di tempat kejadian, dan satunya meninggal dunia di rumah sakit. Tadi malam semuanya dimakamkan," kata Anam, warga Desa Kepatihan Kecamatan Menganti, Kamis (1/8/2019).
Kanit Laka Lantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya mengatakan bahwa kecelakaan tersebut akibat faktor pengendara motor saat mengendarai kendaraan tidak bisa menguasai setir secara wajar.
"Kedua pengendara motor dengan kecepatan tinggi, sehingga kedua kendaraan terjadi benturan menabrak tiang listrik yang ada di tepi jalan," kata Yossy.