Breaking News:

Kota Batu

Pemadaman Water Booming Masih Belum Bisa Dilaksanakan, Masih Mencari Titik Koordinat

Rencana menggunakan water bombing untuk pemadaman hutan Gunung Arjuna masih belum bisa dilaksanakan.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
istimewa
Kebakaran Gunung Arjuno, Jawa Timur, Selasa (30/7/2019). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Rencana menggunakan water bombing untuk pemadaman hutan Gunung Arjuna masih belum bisa dilaksanakan.

Pasalnya masih dilakukan koordinasi antara BPBD Batu, Tahura, dan lainnya.

Karena banyak hal yang harus diperhatikan saat melakukan pemadaman water bombing.

Suhartono, Koordinator TRC BPBD Batu, mengatakan saat ini tim ada yang naik ke Gunung Arjuna untuk menentukan titik koordinat.

“Banyak aspek yang harus diperhatikan, seperti titik koordinat di mana yang dituju saat pemadaman di lokasi,” ungkapnya, Jumat (2/8/2019).

Sampai saat ini masih ada tujuh titik yang terpantau api masih membara.

Salah satunya api berada di titik yang menyerupai lembah yang sangat sulit dijangkau.

Walaupun direncanakan penggunaan water bombing, tim tetap ada yang mendirikan tenda selama tiga hari.

“Tim ini secara bergantian, shift karena menuju ke sana butuh waktu sekitar 8 jam,” ungkapnya.

Selain itu, aspek yang harus dipersiapkan adalah pengambilan air.

Awalnya sumber air rencananya diperoleh dari 3 pilihan tempat, dari bendungan selorejo, sengguruh dan karangkates.

Atau bisa juga dari laut Jawa yaitu dari Tanjung Perak.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved