Kabar Surabaya

Mahasiswi FH Unair, Devi Salsabila, Berniat Ikut Lomba Debat Kelas Dunia di Thailand

Mahasiswi Unair, Devi Salsabila, berharap dapat mengikuti World Universities Debating Championship (WUDC) di Thailand pada 2020.

Mahasiswi FH Unair, Devi Salsabila, Berniat Ikut Lomba Debat Kelas Dunia di Thailand
ist
Mahasiswi Unair, Devi Salsabila, berharap dapat mengikuti World Universities Debating Championship (WUDC) di Thailand pada 2020. ”Debat itu susah, tapi menyenangkan, sebuah gabungan seni berbicara dan berpikir. Kita juga ditantang untuk cepat mengambil keputusan,” tuturnya. 

Mahasiswi Unair, Devi Salsabila, berharap dapat mengikuti World Universities Debating Championship (WUDC) di Thailand pada 2020. ”Debat itu susah, tapi menyenangkan, sebuah gabungan seni berbicara dan berpikir. Kita juga ditantang untuk cepat mengambil keputusan,” tuturnya.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Aktif mengikuti debat sejak SMA telah membuat Devi Salsabila meraih beragam berprestasi.

Bahkan, baru-baru ini mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu berhasil meraih penghargaan sebagai 15 pembicara terbaik pada National University Debating Championship (NUDC) 2019.

Selain itu, Devi menjadi semifinalis pada kejuaraan debat nasional yang diikuti oleh mahasiswa se-Indonesia itu.

”Sebenarnya kurang puas karena tujuan saya masuk grand final. Tapi, saya belajar banyak dari sebelumnya. Jadi, tetap bersyukur,” ungkap Devi.

Menurut Devi, prestasi yang paling membanggakan bukanlah memenangkan lomba tertentu atau menjadi best speaker.

”Prestasi yang paling membanggakan itu adalah saat aku tahu bahwa aku terus berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan belajar dari kesalahan dan kekalahan yang telah lalu,” katanya.

Terhitung sejak SMA, Devi aktif menekuni Debat. Keseriusannya itu dia buktikan dengan mengikuti berbagai kompetisi hingga tergabung dalam organisasi debat internasional.

Ketua Airlangga Debating Community tersebut mengungkapkan bahwa dirinya menyukai debat karena menyenangkan dan tertarik dengan isu-isu kontroversial terkini.

”Debat itu susah, tapi menyenangkan, sebuah gabungan seni berbicara dan berpikir. Kita juga ditantang untuk cepat mengambil keputusan,” tuturnya.

Berbekal keyakinan dan pengalamannya di dunia debat, Devi berharap dapat mengikuti World Universities Debating Championship (WUDC) di Thailand pada 2020.

WUDC merupakan lomba debat tahunan antar perguruan tinggi tingkat dunia. Kompetisi bergengsi itu rutin diadakan sejak 1980 oleh World Universities Debating Union

”Bila memungkinkan, saya ingin mengikuti WUDC 2020 di Thailand mewakili Unair dan Indonesia,” harap Devi.

Penulis: sulvi sofiana
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved