Persebaya Surabaya

Persebaya Vs Madura United, Hansamu Yama dan Otavio Dutra Absen Akibat Hukuman Kartu

Hansamu Yama dan Otavio Dutra dipastikan absen saat menjamu Madura United, laga pekan ke-13 Liga 1 2019, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT)

Penulis: Khairul Amin | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
Hansamu Yama diperkenalkan sebagai pemain Persebaya Surabaya, Rabu (16/1/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Dua center bek andalan Persebaya Surabaya, Hansamu Yama dan Otavio Dutra dipastikan absen saat menjamu Madura United, laga pekan ke-13 Liga 1 2019, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (10/8/2019).

Keduanya harus absen karena hukuman kartu. Hansamu mendapat kartu merah pada laga terakhir Persebaya kala jamu Persipura (2/8/2019) kemarin.

Sementara, Otavio Dutra pada laga itu juga mendapat kartu kuning sekaligus menjadi akumulasi dari perolehan kartu sebelumnya.

Absennya dua center bek secara bersamaan sedikit menjadikan pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman harus memutar otak, karena di posisi tersebut Persebaya tidak cukup banyak miliki opsi.

Disebut Djanur, hanya tersisa tiga pemain yang bisa bermain sebagai center bek, M Syaifudin, Rachmat Irianto (Rian), dan Andri Muladi.

Satu nama terakhir, masih terus berada pada masa pemulihan dari cedera. Bahkan Andri belum sekali pun perkuat Persebaya sejak awal Liga 1 2019.

Satu nama lain, Rian. Tiga laga terakhir Persebaya, ia selalu dimainkan sebagai gelandang bertahan, Rian tergolong sukses jalankan peran baru tersebut.

“Kondisi Andri hingga saat ini kami pantau terus, tapi yang pasti jauh lebih banyak progresnya, sudah tidak mual-mual dan ikuti sesi latihan,” terang Djanur.

“Artinya untuk menentukan pemain di situ (center bek), opsinya ada tiga orang, Andri, Syafudin, sama Rian,” tambah pelatih asal Jawa Barat tersebut.

Jika saja kondisi Andri belum sembuh total 100 persen, maka dipastikan lini belakang-tengah Persebaya kembali akan alami perombakan, satu opsi diantaranya menarik kembali ke belakang Rian.

Tentang peluang tersebut, Djanur belum bisa putuskan. Disebut pelatih 60 tahun itu, dirinya akan melihat dulu perkembangan pemain dalam sesi latihan.

“Jadi kami tinggal pikirkan nanti, masih ada waktu 8 hari untuk memikirkan itu,” pungkas Djanur.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved