Malang Raya

TP4D Kejari Kota Malang Beri Catatan Proyek Pasar Mergan

Direktur CV Panji Pamenang Haryo Hadi Prabowo selaku pelaksana proyek Pasar Mergan menjelaskan, jika pihaknya diminta untuk melakukan penyelesaian

TP4D Kejari Kota Malang Beri Catatan Proyek Pasar Mergan
Benni Indo
Tim TP4D Kejari Kota Malang saat meninjau langsung proses renovasi Pasar Mergan. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Tim Pengawal dan Pengaman Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, melakukan monitoring dan evaluasi  (Monev) proyek renovasi Pasar Mergan. Dari hasil monev yang dilakukan Jumat (2/8/2019), TP4D memberikan beberapa catatan kepada pihak pelaksana maupun pengawas proyek.

Tim TP4D juga meminta kontraktor pelaksana untuk melakukan pengukuran ketebalan besi, apakah sudah sesuai dengan spesifikasi. Setelah besi diukur, hasilnya akan dicocokan dengan spesifikasi yang ada di RAB.

“Terkait temuan lainnya, kami akan meminta temuannya dari konsultan pengawas,” jelas Ketua  TP4D Kejari Kota Malang Yusuf Hadiyanto.

TP4D selama  melakukan Monev didampingi tim teknis dari Disdag Kota Malang. Selain itu Kepala UPT Pasar Mergan. Yusuf, melihat secara langsung proses pelaksanaan proyek yang menelan anggaran Rp 1, 4 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut.

Melihat kondisi lapangan, kata dia, dengan mobilisasi yang sedikit menyulitkan pekerjaan, TP4D juga menghimbau, agar para pedagang bisa kooperatif untuk mengikuti petunjuk dari Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang. Sehingga proses pembangunan bisa lancar dan segera selesai.

“Persentase pekerjaan saat ini baru mencapai 13 persen. Pelaksanaan pekerjaan ini baru dimulai sekitar sebulan lalu. Untuk kendala pelaksana adalah terkait mobilisasi, sehingga pengerjaannya lebih hati-hati karena masih ada pedagang di sekitarnya,” jelasnya.

Selain memantau proses pelaksanaan pekerjaan, pihaknya juga melakukan pengawasan mengenai masalah keterjaminan asuransi maupun kesehatan dari para pekerja. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang bisa saja mengganggu kegiatan proyek.

Yusuf dengan tegas mengatakan akan menindak pelaksana pekerjaan jika melanggar peraturan. Usai monev di Pasar Mergan, rombongan tim TP4D kemudian menuju Pasar Kasin untuk monitoring renovasi pasar yang menelan anggaran Rp 600 juta.

Sementara itu, Direktur CV Panji Pamenang Haryo Hadi Prabowo selaku pelaksana proyek Pasar Mergan menjelaskan, jika pihaknya diminta untuk melakukan penyelesaian sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Waktu yang ditentukan untuk penyelesaian pembangunan Pasar Mergan, selama 120 hari.

“Kami tetap rencanakan sesuai jadwal, namun dari pihak perencanaan ada re-design, sehingga kami juga mengajukan tambahan waktu. Tapi dari pihak kami akan mengupayakan pekerjaan sesuai jadwal,” terangnya.

Pihaknya berharap, TP4D agar sesering mungkin untuk ikut mengawasi dalam pengerjaan proyek tersebut. Sebab, diakuinya, memang masih terdapat beberapa kendala, seperti permasalahan kios, maupun pedagang yang baru saja seminggu kemarin 100 persen pindah ke lokasi relokasi.

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved