Kota Batu

Pasang Lima Hydrant di Setiap Desa di Kota Batu

Pemerintah Kota Batu merencanakan untuk memasang hydrant di lima unit di setiap desa dan kelurahan Kota Batu.

Pasang Lima Hydrant di Setiap Desa di Kota Batu
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Hydrant yang ada di sisi timur Alun-alun Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Pemerintah Kota Batu merencanakan untuk memasang hydrant di lima unit di setiap desa dan kelurahan Kota Batu.

Pemasangan hydrant itu guna untuk tanggap cepat ketika ada kebakaran di desa atau kelurahan yang padat penduduk.

Pasalnya kebakaran yang mengakibatkan meninggalnya empat orang anak di Desa Junrejo menjadi pelajaran bagi Pemkot Batu.

Hydrant merupakan instalasi milik Pemadam Kebakaran yang bisa diguanakn untuk pemadaman.

Alay ini terhubung langsung dengan sumber air, sehingga mempercepat proses pemadaman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batu, Abdillah Alkaf mengatakan adanya hydrant itu sebagai upaya mempermudah proses pemadaman dan meminimalisir terjadinya korban dan juga kerugian material ketika terjadi bencana kebakaran.

“Menghindari adanya korban dan untuk respon cepat ketika terjadi kebakaran. Oleh karena itu kami merencanakan untuk pemasangan lima hidran di tiap desa,” kata Abdilah, Minggu (4/8/2019).

Pemasangan hydrant diutamakan bagi desa yang tak memiliki tandon air. Untuk Kecamatan Batu diungkapnya rata-rata tiap desa atau kelurahan telah memiliki tandon air. Pemasangan hydrant itu akan dimasukkan ke dalam PAK.

“Nanti pembangunan hydrant akan kami lakukan di desa atau kelurahan yang berada di Kecamatan Junrejo dan Kecamatan Batu yang minim tandon air,” jelasnya.

Selain hydrant, pihaknya juga akan membangun pos pemadam kebakaran di dua kecamatan itu.

Mengingat untuk Kecamatan Batu sudah memiliki markas Damkar di Jalan Kartini dan di Balai Kota Among Tani.

“Fungsinya nanti itu ketika ada kebakaran, mobil pemadam kebakaran bisa mengisi air dari hydrant. Lalu warga juga bisa mengakses hydrant ketika mobil damkar belum datang,” imbuhnya.

Lalu untuk pos damkar agar respon dari Damkar bisa cepat dengan waktu 5 menit.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved