Breaking News:

Citizen Reporter

Siasat Mengatasi Dampak Musim Kering Berkepanjangan pada Sektor Pertanian dan Perkebunan

Kemampuan tanah menyimpan air lebih lama dan banyak akan meningkat pada tanah yang permukaannya tertutup rapat vegetasi dan memiliki bahan organik..

Editor: yuli
david yohanes
SAWAH KEKURANGAN AIR - Musim kemarau mulai berdampak pada tanaman padi di Tulungagung. Puluhan hektar sawah kesulitan air dan terancam gagal panen. Paling banyak sawah yang kekurangan air ini berada di Kecamatan Besuki dan Bandung. 

Ancaman terhadap pertanian dan perkebunan

Air merupakan kebutuhan vital semua makhluk hidup. Kebutuhan air tak bisa ditawar-tawar.

Untuk tanaman, air dibutuhkan untuk proses fotosintesis dan transpirasi (penguapan air dari permukaan daun tumbuhan), pengangkut dan pelarut unsur hara dari tanah.

Musim kemarau menyebabkan lingkungan kering kerontang karena tetesan butiran air hujan tak kunjung turun. Kekeringan mendera saat berkurang dan habisnya cadangan air yang tersimpan di tanah, menyusut dan mengeringnya air di embung, danau, dan sungai.

Kebutuhan air untuk tanaman padi sampai panen, misalnya, antara 450-700 liter per meter persegi. Jika takaran ini tak terpenuhi maka gagal panen akan terjadi. Riset yang lain menunjukkan untuk menghasilkan 1 kilogram beras, tanaman padi memerlukan air sebanyak 2.500 liter.

Dalam konteks perkebunan, kelapa sawit memerlukan air sebanyak 300-350 liter/batang/hari. Tanaman kakao memerlukan air sebanyak 36-71 liter/batang/hari. Jika persediaan air kurang dari itu, pertumbuhan batang dan buah tanaman ini lebih lambat.

Dan kini ketersediaan air di tahan makin menipis, berkisar antara 20-60% (kurang sampai sedang) di Pulau Jawa dan 0-40% (kurang) di Bali dan Nusa Tenggara.

Bagaimana mengatasinya?

Saat hujan banyak, air seharusnya disimpan lebih lama dengan memperbanyak pembuatan embung dan waduk lalu menutup rapat permukaan tanah dengan vegetasi.

Tanah mempunyai kapasitas untuk menyimpan air di dalam jejaring rongganya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved