Kabar Surabaya

Beli iPhone XS Max Lewat Facebook hanya Rp 8 Juta Berakibat Tuntutan 7 Bulan Penjara

iPhone XS Max dengan harga Rp 8 juta. Berbeda jauh dengan harga pasaran yang saat ini masih Rp 22,6 juta.

Beli iPhone XS Max Lewat Facebook hanya Rp 8 Juta Berakibat Tuntutan 7 Bulan Penjara
Syamsul Arifin
BELI IPHONE XS MAX - Terdakwa Nurhayati dan Miftachul Arif saat jalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. 

iPhone XS Max seharga Rp 8 juta. Berbeda jauh dengan harga pasaran yang saat ini masih Rp 22,6 juta.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dutta Melia menuntut dua terdakwa penadah Nurhayati dan Miftachul Arif dengan hukuman penjara selama sembilan bulan dalam sidang lanjutan kasus dugaan penadah Hp merk iPhone XS Max. 

Keduanya dinilai telah melanggar pasal 480 ke-1 KUHP  Jo pasal 55 ayat(1) ke-1 kuhp. "Menuntut kedua terdakwa dengan hukuman penjara selama sembilan bulan," ujar JPU Melia saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu, (7/8/2019).

Mendengar tuntutan tersebut, keduanya memohon dengan menadah kan tangannya meminta keringanan kepada majelis hakim. 

"Kami mohon keringanan yang mulia. Kami mengaku bersalah," ucap terdakwa Nurhayati. Dia beralasan lantaran dirinya memiliki anak yang akan menikah pada beberapa bulan ke depan. 

Sedang terdakwa Miftah mengaku sebagai tulang punggung keluarga. "Saya mempunyai seorang istri yang mulia," pintanya. 

Diberitakan sebelumnya,  terdakwa Nurhayati ingin membelikan anaknya handphone. Lalu dia menyuruh terdakwa Arif untuk mencarikan hp pesanannya. Arif pun mencari di akun grup Facebook bernama jual beli HP Surabaya dan sekitarnya. 

Ditemukanlah iPhone XS Max dengan harga Rp 8 juta. Berbeda jauh dengan harga pasaran yang saat ini masih Rp 22,6 juta.

Tanpa pikir panjang terdakwa Miftah menawarkan hp tersebut ke terdakwa Nurhayati. 

Lantas terdakwa Miftah bersama temannya bertemu dengan penjual hp di akun grup Facebook itu Aldhi Bz Nugraha (DPO) dan bertransaksi di SPBU Jalan Demak, Surabaya. Tanpa tawar menawar terdakwa Miftah langsung membayar dan diberikannya ke terdakwa Nurhayati. Syamsul Arifin

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved