Universitas Brawijaya Malang

Dosen Pusat MPK LP3M UB Malang Siapkan Modul Pendidikan Antikorupsi

Pemateri workshop adalah beberapa dosen UB. Yaitu Prof Dr Thohir Luth MA dari Fakultas Hukum dengan materi “Pendidikan Antikorupsi dalam Etika Perspek

Dosen Pusat MPK LP3M UB Malang Siapkan Modul Pendidikan Antikorupsi
Sylvianita Widyawati
Workshop “Penyusunan Kurikulum Pendidikan Antikorupsi Berbasis Pendekatan Kontekstual pada Perguruan Tinggi” pada 5 Agustus 2019 di Hotel Ubud Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pusat Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Universitas Brawijaya (UB) Malang mendapatkan bantuan pendanaan dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Ristekdikti berupa Hibah General Education yang bertema Pendidikan Antikorupsi.

Untuk itu, UB mengusulkan proposal yang membahas tentang pembelajaran antikorupsi dengan menggunakan pendekatan kontekstual. Bentuknya berupa kelas intensif yakni Kelas Antikorupsi (KAK). Karena itu, digelar workshop “Penyusunan Kurikulum Pendidikan Antikorupsi Berbasis Pendekatan Kontekstual pada Perguruan Tinggi” pada 5 Agustus 2019 di Hotel Ubud Malang.

Anggota tim pemenang Hibah General Education Dikti, Millatuz Zakiyah M dan Prisca Kiki Wulandari, MSc, pada sesi penyusunan kurikulum Modul Kelas Anti Korupsi UB menyampaikan bahwa modul yang berisi materi inti korupsi, dampak korupsi dan penindakannya. Juga ada keteladanan tokoh anti korupsi serta studi lapangan.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Ketua Pusat MPK Dr Abdul Madjid MHum menyampaikan isu korupsi selalu aktual untuk diperbincangkan. "Meski sudah banyak hal dilakukan pencegahan dan penanggulangan namun masih banyak praktik-praktik korupsi bahkan di segala lini pemerintahan," kata dia.

Sedang Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS berharap modul Pendidikan Antikorupsi tidak hanya digunakan oleh internal UB, tetapi juga dijadikan sebagai rujukan perguruan tinggi lain dan masyarakat pada umumnya.

Pemateri workshop adalah beberapa dosen UB. Yaitu Prof Dr Thohir Luth MA dari Fakultas Hukum dengan materi “Pendidikan Antikorupsi dalam Etika Perspektif Islam”.

Sedang Dr rer pol Faishal Aminuddin dari Fisip UB dengan materi "Korupsi di Indonesia dan Solusi dari Perguruan Tinggi".

Menurut dia, korupsi merupakan penyalahgunaan dana negara. Berdasarkan pengalaman pribadi saat mengajar mahasiswa S1, banyak kegiatan permisif terhadap korupsi yang sudah dilakukan sejak menuntut ilmu di bangku kuliah. Seperti menyusun budget untuk anggaran politik.

Karena itu pendidikan antikorupsi adalah karakter, yakni dengan membiasakan mengambil hak dan kewajiban. Bukan mengambil yang bukan menjadi hak dan kewajiban kita. “Beberapa penyebab perilaku korupsi di antaranya yakni adanya pengaruh lingkungan yang permisif terhadap tindakan korupsi," paparnya. Hal ini karena kecemasan terhadap kehidupan jangka panjang.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved