Kabar Bangkalan

Motif Asmara di Balik Temuan Mayat Pria dan Wanita di Tepi Jalan Dekat Pasar Tona'an, Bangkalan

PERISTIWA BERDARAH DI #BANGKALAN - Polisi mengidentifikasi mayat pria sebagai Sinur (30) dari Desa Perreng, sedangkan satunya Farida (30).

Motif Asmara di Balik Temuan Mayat Pria dan Wanita di Tepi Jalan Dekat Pasar Tona'an, Bangkalan
ahmad faisol
PERISTIWA BERDARAH DI BANGKALAN - Jenasah Sinur dan Farida di Kamar Mayat RSUD Syamrabu Bangkalan, Pulau Madura, Selasa (6/8/2019). 

PERISTIWA BERDARAH DI BANGKALAN - Polisi mengidentifikasi mayat pria itu sebagai Sinur (30), warga Desa Perreng Kecamatan Burneh. Sedangkan mayat perempuan diketahui bernama Farida (30), warga Desa Pandan Lanjang Kecamatan Arosbaya.

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Anggota Polsek Burneh dibantu Tim Opsnal dan Reskrim Polres Bangkalan, masih menyelidiki pembunuhan pria dan wanita di Desa Tona'an Kecamatan Burneh, Bangkalan, Pulau Madura, Selasa (6/8/2019) malam.

"Untuk sementara, motif belum diketahui. Dugaan sementara dari informasi yang beredar adalah masalah asmara atau perselingkuhan," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno.

Mayat pria dan wanita dengan tubuh penuh luka bacok itu ditemukan di pinggir jalan dekat Pasar Tona'an Kecamatan Burneh.

Polisi mengidentifikasi mayat pria itu sebagai Sinur (30), warga Desa Perreng Kecamatan Burneh.

Sedangkan mayat perempuan diketahui bernama Farida (30), warga Desa Pandan Lanjang Kecamatan Arosbaya.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

"Tubuh Sinur ditemukan berjarak 150 meter dari Pasar Tonaan. Sedangkan korban Farida berjarak 100 meter ke arah timur pasar, di tanah kosong utara jalan," papar Suyitno.

Saat ditemukan dengan posisi telentang miring menghadap bahu jalan dengan kepala menghadap ke atas. Ia menggunakan sarung berwarna oranye dengan kemeja berwarna krem.

Ia menderita luka baok pada betis sebelah kiri, luka bacok di bagian leher, dan luka bacok di bagian wajah

Sedangkan mayat Farida ditemukan dengan posisi telungkup, kepala menghadap tanah. Ia memakai atasan berwarna hijau tua dan sarung berwarna hijau muda bermotif bunga.

"Korban Farida menderita luka bacok di paha kiri dan leher hampis putus," pungkas Suyitno.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved