Universitas Brawijaya Malang

Universitas Brawijaya (UM) Malang Verifikasi 1.300 Calon Penerima Beasiswa Bidikmisi

Universitas Brawijaya (UB) Malang melakukan verifikasi bagi 1.300 calon penerima beasiswa Bidikmisi di Gedung Samanta Krida.

Universitas Brawijaya (UM) Malang Verifikasi 1.300 Calon Penerima Beasiswa Bidikmisi
ub
Suasana verifikasi calon penerima Bidikmisi Universitas Brawijaya Malang hari pertama, Rabu (7/8/2019). Kegiatan berlangsung sampai Kamis (8/8/2019) karena ada 1300 calon yang mendaftar. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN -Universitas Brawijaya (UB) Malang melakukan verifikasi bagi 1.300 calon penerima beasiswa Bidikmisi di Gedung Samanta Krida. Kegiatan dilangsungkan selama dua hari pada Rabu (7/8/2019) dan Kamis (8/8/2019).

Selanjutnya pada 9 Agustus 2019, UB akan melakukan evaluasi kelanjutan apakah pendaftar layak menerima atau tidak Bidikmisi. M Ramadhan Saputra, mahasiswa baru UB dari jalur SBMPTN yang mengajukan Bidikmisi menyatakan proses wawancara selama lima menit.

"Yang lama menunggunya" kata Rama alumnus SMAN 2 Kota Malang pada suryamalang.com, Rabu (7/8/2019). Ia mengajukan Bidikmisi karena kondisi ekonomi keluarganya. Rama diterima di Fakultas Hukum UB. Dia lulus SMA pada 2018 dan kemudian ikut UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) pada 2019.

Untuk masuk FH, bekalnya nilai UTBKnya sebesar 600. Dikatakan warga Polehan ini, ia belum membayar apapun setelah diterima di UB. "Semua yang mengajukan Bidikmisi, untuk pembayaran ditunda dulu," kata dia. Sehingga masih menunggu keputusan. Jika tidak mendapatkan, maka akan membayar UKT sesuai kriteria.

Ia berharap mendapat Bidikmisi agar kuliah di UB. Soal visitasi langsung UB ke rumahnya, ia belum tahu. "Katanya menunggu pemberitahuan," jawab Rama. Sementara Anenesia dari Purworejo, Jawa Tengah menyatakan saat verifikasi juga membawa foto depan rumah, kamar mandi juga ditanyai punya motor apa tidak.

"Air di rumah pakai sumur atau PDAM,"ceritanya. Anak petani ini berharap mendapat Bidikmisi saat kuliah di Prodi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian UB. Prodi ini saat SBMPTN peminatnya cukup banyak. Sehingga persaingannya ketat. Selama di Malang, ia tinggal di rumah saudaranya. Di lokasi verifikasi, ada sejumlah meja.

Setiap meja menangani antara 25 sampai 26 orang. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Drs Abdul Hakim MSi menyatakan 800 calon pendaftar bidikmisi sebagian besar berasal dari Jawa Timur sisanya dari luar Jawa.

“Saya berharap semoga mahasiswa baru yang telah ditetapkan layak mendapatkan bidikmisi dapat belajar dengan baik karena ada persyaratan jika IP tidak memenuhi level tertentu maka bidikmisi akan dihentikan,” kata Prof Hakim. Sehingga mereka harus memacu prestasinya dan bisa lulus tepat waktu.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved