Kota Batu

Peringatan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko: Pedagang Hewan Kurban Jangan Ganggu Ketertiban Umum

PERINGATAN WALI KOTA BATU: Kotoran hewan kurban akan tercecer ke mana-mana sehingga bisa membuat pejalan kaki terganggu.

Peringatan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko: Pedagang Hewan Kurban Jangan Ganggu Ketertiban Umum
SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
ILUSTRASI - Pemeriksaan hewan kurban. 

SURYAMALANG.COM, BATUWali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengimbau agar para pedagang hewan kurban bisa menempati tempat yang sewajarnya. Yakni tidak mengganggu ketertiban umum seperti di trotoar atau jalanan.

Dewanti mengajak masyarakat menjaga baik-baik Kota Batu karena menjadi tujuan tempat wisata.

“Ya di tempat yang wajar, ya. Tidak ada melarang, tapi yang sesuai. Kan, baunya juga tidak enak,” katanya.

Sejauh yang ia tahu, belum terlihat adanya pedagang hewan kurban yang menempati trotoar atau jalanan. Namun begitu, imbauan tersebut perlu disampaikan agar masyarakat tahu.

Kalau pun nantinya ada, pihak Pemkot Batu akan berkoordinasi dengan Polres Batu untuk penertiban. Sementara itu, Plt Kepala Satpol PP Batu Muhammad Nur Adhiem mengatakan  bahwa keberadaan hewan kurban di atas trotoar dapat mengganggu ketertiban umum.

"Kalau ketahuan pasti bakal ditindak. Jalur pedestrian kan fungsinya untuk pejalan kaki dan bukan untuk tempat berjualan," ungkap Adhiem, Jumat (9/8/2019).

Ia menjelaskan, selain bau, kotoran hewan kurban akan tercecer ke mana-mana sehingga bisa membuat pejalan kaki terganggu. Pengamatan SuryaMalang.com di lapangan, terdapat sejumlah pedagang yang menggunakan jalur pedestrian.

Ada kambing yang berada di trotoar dan jalanan. Sukamto, penjaga hewan kurban kawasan Kelurahan Temas, mengungkapkan, baru mendapatkan kiriman dari pemilik hewan ternak. Karena tempatnya tidak mencukupi maka terpaksa dikeluarkan hingga ke trotoar.

"Ini saja di bagian dalam sudah berdesakan. Sisa tiga kambing maka saya taruh di luar," terang Kamto.

Ia menyadari bahwa hal tersebut menyalahi peraturan namun jika kambing dipaksakan masuk, dikhawatirkan bisa membuat cacat kambing yang akan dijual.

"Apalagi sudah dicap bahwa kambing kami sehat dan layak jual. Kalau terluka tentu akan mencacati kesehatan kambing," pungkasnya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved