Nasional

Malu, Pasangan Ini Aborsi Janin Hasil Hubungan Terlarang, Tiba-tiba Polisi Gerebek Klinik

Malu mengandung janin hasil hubungan terlarang, pasangan ini memilih menggugurkan kandungan atau aborsi di Jalan pendidikan

Malu, Pasangan Ini Aborsi Janin Hasil Hubungan Terlarang, Tiba-tiba Polisi Gerebek Klinik
Youtube
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM – Malu mengandung janin hasil hubungan terlarang, pasangan ini memilih menggugurkan kandungan atau aborsi di Jalan pendidikan, Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Saat pasangan ini masih berada di klinik, polisi menggerebek prantik aborsi tersebut.

Saat penggerebekan, petugas Unit Reskrim Polsek Tambun menemukan janin hasil aborsi di klinik tersebut.

Selain itu juga ada pelaku aborsi yang sedang dalam masa pemulihan.

Kapolsek Tambun, Kompol Rahmad Sujatmiko mengatakan ada empat orang tersangka yang ditangkap terkait kasus praktik aborsi tersebut.

Empat tersangka itu adalah Alfian sebagai pemilik klinik, Wawan Setiawan dan Maresa Puspa Ningrung sebagai petugas medis, serta Helmi Merisah pelaku aborsi.

“Saat penggerebekan, si ibu atau pelaku aborsi sedang tahap pemulihan di lokasi.”

“Kami juga menemukan janin hasil aborsi di lokasi,” ujar Sujatmiko, Minggu (11/8/2019) sore.

janin yang diaborsi berusia sekitar 6 minggu.

Sujatmiko menuturkan pemilik klinik mengaku baru pertama kali melakukan praktik aborsi.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved