Arema Malang

Arema FC Vs Persebaya - Panpel Periksa Penonton Lebih Ketat daripada saat Lawan Persib Bandung

Antisipasi keamanan saat laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (15/8/2019), bakal diperketat.

Arema FC Vs Persebaya - Panpel Periksa Penonton Lebih Ketat daripada saat Lawan Persib Bandung
Hayu Yudha Prabowo
JUARA PIALA PRESIDEN - Aremania menyalakan flare menit akhir babak kedua Final leg kedua Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (12/4/2019). Arema FC menjadi juara Piala Presiden 2019 setelah mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 2-0. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Antisipasi keamanan saat laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (15/8/2019), bakal diperketat. 

Abdul Haris, Ketua Panpel Arema FC, mengatakan, tingkat keketatan pemeriksaan pada para penonton yang akan masuk ke stadion lebih ketat dibanding saat menjamu Persib Bandung, Selasa (30/7/2019) lalu.

Panpel dan pihak keamanan tak ingin kecolongan lagi karena pada big match sebelum-sebelumnya masih dijumpai penonton yang menyalakan flare, kembang api, petasan dan juga hal-hal yang dilarang lainnya sehingga berdampak pada sanksi dan denda yang akan ditanggung klub.

"Kami tentu akan memeriksa lebih ketat lagi dibanding saat lawan Persib lalu karena saat lawan Persib lalu meskipun kami sudah komunikasi intens dengan semua pihak, masih dijumpai beberapa kendala," kata Abdul Haris kepada SuryaMalang.com, Selasa (13/8/2019).

Tak hanya memperketat pemeriksaan, panpel juga akan melakukan pendekatan dengan aremania agar dapat mendukung jalannya pertandingan dengan damai sentosa hingga usai.

"Setiap pertandingan kami bicara dari hati ke hati kepada seluruh aremania dan kepada pemandu kebijakan keamanan sehingga harapan kami pertandingan bisa berjalan baik," jelasnya.

Haris juga berpesan pada aremania agar turut aktif menjaga jalannya pertandingan dan tak seperti pertandingan lawan Persebaya Surabaya, yang berakibat sanksi larangan pertandingan tanpa penonton hingga Liga 1 2018 usai.

"Teman-teman aremania kami himbau bisa memperhatikan larangan-larangan, sanksi-sanksi, law of the game, semoga lebih paham lagi dibanding tahun-tahun lalu," tutur Haris.

suryamalang.com | FB: Surya Arema | IG: @suryamalangcom
suryamalang.com | FB: Surya Arema | IG: @suryamalangcom (.)
Penulis: Dya Ayu
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved