Nasional

Pak Guru di Riau Mengikat Muridnya, Memaksa Berbuat Syur dan Merekamnya, Terkuak Fakta Penyimpangan

Pak Guru Mengikat Muridnya, Memaksanya Beradegan Syur Sambil Merekamnya, Terkuak Fakta Penyimpangan

Pak Guru di Riau Mengikat Muridnya, Memaksa Berbuat Syur dan Merekamnya, Terkuak Fakta Penyimpangan
Surya.co.id
Ilustrasi 

2. Korban Diikat dan Dipaksa Beradegan Panas

Adegan panas yang dilakukan oleh siswa SMA tersebut seluruhnya dilakukan di rumah tersangka.

Dalam melakukan adegan tersebut, siswa SMA Tanjungpinang ini mengaku dirinya diancam menggunakan pisau.

Tidak sampai di situ, selama korban masih berada di Tanjungpinang, korban selalu diawasi dan dipantau sang guru.

"Mungkin setelah di Batam, oknum itu tidak bisa memantau secara langsung. Makanya si oknum kembali mengancam akan menyebarkan video mereka jika si korban tidak mau lagi melayani si oknum tersebut," ujar Erry.

"Perbuatan ini sudah tidak bisa ditoleransi dan saya harap polisi bisa secepatnya bertindak. Ini menyangkut generasi anak bangsa," ujarnya.

3. Kondisi Mental Korban

Kondisi mental korban down setelah video adegan panas dirinya tersebar dan menjadi viral media sosial.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ery, yang mengatakan akibat dari video pelecehan seksual tersebut, mental siswa SMA yang bersangkutan menjadi down.

Akhirnya usaha pun dilakukan untuk memulihkan kondisi mental korban dengan memindahkannya ke Batam. Namun, belakangan oknum guru tersembut kembali mengancam korban.

"Makanya kasus ini dilaporkan ke polisi, dengan harapan oknum guru tersebut ditangkap dan tidak ada lagi korban-korban selanjutnya," jelas Ery, Sabtu (10/8/2019).

Diceritakan Ery, kejadian ini berawal saat guru itu menyukai siswa yang menjadi korban. Namun, murid tersebut sama sekali tidak merespons.

Akhirnya, oknum guru itu menjebak murid itu. Murid tersebut kemudian diikat dan dipaksa menunjukkan kemaluan dan onani di hadapan guru itu. "Kalau dilihat dari kronologinya, guru ini diduga LGBT," kata Ery.

Tidak sampai di situ, adegan itu kemudian direkam sang guru. Di dalam rekaman terdengar bahwa guru itu memaksa korban untuk melayaninya. Parahnya lagi, rekaman itu sekarang sudah tersebar luas.

Editor: eko darmoko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved