Jelang Pensiun, ASN Kabupaten Pasuruan Dapat Pelatihan Hidroponik

PT Taspen (Persero) Cabang Malang dengan Pemerintah Kabupaten Malang dan Bank Mandiri Taspen (Mantap) menggelar pelatihan hidroponik.

Jelang Pensiun, ASN Kabupaten Pasuruan Dapat Pelatihan Hidroponik
hesti
Direktur Bank Mandiri Taspen Iwan Soeroto, Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Malang, Judhi Budi Wirjanto, Kepala PT Taspen (Persero) Khairul Rasidi, dan Asisten III Sekda Kabupaten Pasuruan, Ir Trijono Isdijanto, bersama para ASN Kabupaten Malang menghadiri pelatihan kewirausahaan hidroponik, Kamis (15/8/2019) di Pasuruan. 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Menyiapkan diri menghadapi masa pensiun ada kalanya tak mudah. Post Power Syndrome, tak ada aktivitas, atau menjadi tak produktif, yang biasa muncul saat pensiun bisa diantisipasi. Aktivitas bisa apa saja, tapi Suhermanto (63) dan Tri Puji Lestari (52) memilih berwirausaha lewat hobi.

Suhermanto dan Tri Puji Lestari, adalah dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memutuskan mengisi masa-masa pensiun menjadi produktif. Suhermanto, asal Jember, menggeluti usaha hidroponik. Tri Puji asal Kota Batu, memilih memproduksi kue kering alias ‘kletikan’.  

Kamis (15/8), keduanya melakukan testimoni di hadapan 255 ASN Kabupaten Pasuruan yang akan pensiun enam bulan mendatang di Hotel Horison, Pasuruan.

PT Taspen (Persero) Cabang Malang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Bank Mandiri Taspen (Mantap) menggelar pelatihan kewirausahaan bertanam hidroponik

Suhermanto, baru dua tahun belakangan saat pensiun tertarik bertanam hidroponik setelah mengikuti pelatihan. Dengan green house seluas 6x8 meter yang menaungi 1.500 tahanam, ia telah mengantungi untung Rp 2,5 juta sekali panen.

Panen dilakukan tiap 40 hari. Sementara Tri Puji, baru tergabung dengan Mandiri Cooking Club binaan Bank Mantap setahun terakhir. Tapi saat Lebaran Juni lalu, ia telah mendapat omzet Rp 10 juta dari jualan kue.

Direktur Bank Mandiri Taspen Iwan Soeroto, Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Malang, Judhi Budi Wirjanto, Kepala PT Taspen (Persero) Khairul Rasidi, dan Asisten III Sekda Kabupaten Pasuruan, Ir Trijono Isdijanto, bersama para ASN Kabupaten Malang menghadiri pelatihan kewirausahaan hidroponik, Kamis (15/8/2019) di Pasuruan.
Direktur Bank Mandiri Taspen Iwan Soeroto, Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Malang, Judhi Budi Wirjanto, Kepala PT Taspen (Persero) Khairul Rasidi, dan Asisten III Sekda Kabupaten Pasuruan, Ir Trijono Isdijanto, bersama para ASN Kabupaten Malang menghadiri pelatihan kewirausahaan hidroponik, Kamis (15/8/2019) di Pasuruan. (hesti)

“Kami mendapat bimbingan saat memulai usaha hingga dibantu untuk pemasaran. Sampai sekarang semua dipandu lewat grup WA. Meski pensiun kami tetap bisa produktif,” ujar Tri Puji, pensiunan ASN Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu.

Keduanya menjadi pensiunan ASN yang berdaya setelah mengikuti pelatihan dari Bank Mandiri Taspen (Mantap) bekerjasama dengan mentor-mentor wirausaha yang ahli di bidangnya.

Pelatihan dibuka oleh,  Asisten III Sekda Kabupaten Pasuruan, Ir Trijono Isdijanto. Trijono mengatakan, Mandiri Taspen melakukan trobosan yang menarik untuk bekal ASN saat purna tugas. ASN bisa berwirausaha mulai awal hingga nanti pemasaran. “ASN jadi nggak sempat menganggur. Di rumah bisa berwirausaha sambil momong cucu,” ujarnya.

Sementara Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Malang, Judhi Budi Wirjanto, menjelaskan, PT Taspen bersama Bank Mandiri Taspen sebagai bank mitra penyalur dana pensiunan memberikan informasi peluang-peluang apa saja yang bisa dilakukan ASN yang pensiun.

Sementara Direktur Bank Mandiri Taspen Iwan Soeroto mengatakan, lewat penjelasan mentor, para ASN yang tertarik hidroponik akan dibimbing mulai awal memulai usaha hingga membantu memasarkan produknya.

“Jadi produk yang dihasilkan akan dibeli langsung, dan kami yang memasarkan. Ini kemudahan yang kami berikan agar bapak ibu bisa tetap beraktivitas dan menghasilkan dengan cara yang tidak sulit,” terangnya.

Pelatihan juga dihadiri Kepala PT Taspen (Persero) Khairul Rasidi. Peserta sangat antusias dan tertarik untuk mencoba wirausaha yang disampaikan mentor hidroponik. Selain modal usaha tak besar, hanya sekitar Rp 4 juta, usaha tersebut juga tidak banyak membutuhkan tenaga karena dilakukan di sekitar rumah.

Program ini Program ini diharapkan dapat digelar berkelanjutan guna memberikan dampak positif bagi ASN yang jelang pensiun. 

Penulis: Hesti Kristanti
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved