Malang Raya

Penipuan Online Kolaborasi Nigeria-Indonesia Resahkan Warga Malang, Muncul Sindikat dari Argentina

Penipuan Online Kolaborasi Nigeria-Indonesia Resahkan Warga Kabupaten Malang, Muncul Sindikat dari Argentina

Penipuan Online Kolaborasi Nigeria-Indonesia Resahkan Warga Malang, Muncul Sindikat dari Argentina
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Barang bukti penipuan online yang diamankan Polres Malang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Polres Malang tengah mencari otak utama di balik penipuan online yang dilakukan oleh Ekene Ugwuanyi warga Nigeria dan Rina Liffriani warga Palembang, Indonesia.

Ada sejumlah orang sudah ditengarai bagian dari komplotan Ekene. Orang tersebut kini tengah masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buronan.

"Kami masih buru otaknya siapa. Dua orang itu (tersangka) kami tengarai hanyalah kaki tangannya aja. Kami tak percaya begitu saja, maka dari kami terus selidiki," ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda ketika dikonfirmasi, Minggu (18/7/2019)

Ketika ditanya bagaimana latar belakang orang yang masuk DPO itu, Adrian menuturkan ada warga Indonesia dan Nigeria.

"Korban tak hanya orang Indonesia. Yang dari Malang orang Jabung. Dari Argentina juga ada. Diduga mencapai 50 orang," beber Adrian.

Adrian mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Malang tidak mudah percaya akan pesan bernada angin segar yang menjanjikan uang dengan cepat.

Untuk itu, Adrian meminta masyarakat lebih jeli dan kritis menyikapi apapun pesan yang diterima.

"Waspada jika mendapati pesan yang menjanjikan hadiah besar dari nomor tak dikenal. Jika ada yang merugikan dan mencurigakan laporkan kepada kami," imbau Adrian.

Sebagai informasi, Warga negara Nigeria Ekene Ugwuanyi (34) ditahan oleh Unit I Tipidum Satreskrim Polres Malang, Jumat (16/8/2019).

Ekene menjadi dalang di balik​ kasus penipuan yang dilakukannya bersama pacarnya, Rina Liffriani (42)​ warga Palembang, Sumatera Selatan.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved