Kabar Lamongan

Perasaan Para Mantan Teroris Bom Bali Usai Upacara Kemerdekaan di Desa Tenggulun, Lamongan

Ali Fauzi bersaudara dengan Ali Gufron, Amrozi dan Ali Imron. Dua kakaknya, Ali Gufron dan Amrozi, sudah dieksekusi mati.

Perasaan Para Mantan Teroris Bom Bali Usai Upacara Kemerdekaan di Desa Tenggulun, Lamongan
suryamalang.com
EMPAT BERSAUDARA - Mereka terlahir dari keluarga sederhana di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan. Paling tua Ali Gufron, kemudian Amrozi, Ali Imron dan Ali Fauzi. Semuanya pernah terlibat bom Bali 1. Ali Fauzi merupakan perintis Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) yang menaungi para mantan narapidana terorisme dan mantan kombatan. 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Sejumlah mantan narapidana teroris (Napiter) dan mantan kombatan mengikuti upacara peringatan HUT ke-74 RI di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (17/8/2019).

Kini, mereka tergabung dalam naungan Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) yang berbasis di Desa Tenggulun. YLP dirintis oleh Ali Fauzi, mantan teroris bom Bali 1.

Ali Fauzi bersaudara dengan Ali Gufron, Amrozi dan Ali Imron. Dua kakaknya, Ali Gufron dan Amrozi, sudah dieksekusi mati.  

Saat upacara Sabtu pagi, Sumarno, mantan napiter bom Bali 1, bertugas sebagai perwira upacara.

Sumarno mengaku susah mengucapkan kata upacara peringatan karena dulu mengucapkan Republik Indonesia saja tidak pernah, repot.

"Lebih mudah menghafal tulisan Arab," kata Sumarno, usai upacara.

Istri Panglima Teroris Poso Mengenang Lomba Agustusan, Gerilya di Gunung dan Facebook

Istri Panglima Teroris Poso Dibui di Malang, Tetap Menolak Tunduk pada NKRI, Ini Konsekuensinya

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Sumarno mengakui sama sekali belum pernah menjadi petugas upacara sehingga gugup saat mendapatkan tugas tersebut.

Namun rasa gugup dan gagap itu bisa dienyahkan dengan latihan selama sepekan menjelang peringatan HUT RI ke- 74 ini.

"Beruntung dalam waktu satu minggu latihan, begitu dilaksanakan hari ini hasilnya tidak mengecewakan, " akunya.

Sumarno berceloteh terkait perasaannya ketika menjadi petugas upacara.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved