Kabar Tulungagung

Sikap Pemprov Jatim: Tersangka Korupsi Rp 4,88 Miliar Tetap Dilantik jadi Anggota DPRD Tulungagung

Ketua DPRD Tulungagung dari PDI Perjuangan, Supriyono, menjadi tersangka korupsi karena diduga menerima uang Rp 4,88 miliar.

Sikap Pemprov Jatim: Tersangka Korupsi Rp 4,88 Miliar Tetap Dilantik jadi Anggota DPRD Tulungagung
suryamalang.com/David Yohanes
Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono. 

Ketua DPRD Tulungagung dari PDI Perjuangan, Supriyono, menjadi tersangka korupsi karena diduga menerima uang Rp 4,88 miliar.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Supriyono, Ketua DPRD Tulungagung yang menjadi tersangka korupsi dan terpilih lagi sebagai calon anggota DPRD Tulungagung dari PDI Perjuangan, ternyata tetap akan dilantik. 

Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim, Indah Wahyuni, menegaskan, dalam Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2019 pasal 33 memang menegaskan ketika seorang anggota DPRD terpilih ditetapkan sebagai tersangka maka yang bersangkutan pelantikannya dilakukan penundaan.

Tapi menurut Yuyun, sapaan akrab Indah Wahyuni, dalam UU no 23 tahun 2014 maupun PP no 12 tahun 2018 tidak mengatur hal tersebut.

Tim KPK Sita Sejumlah Bukti dari Rumah Karsali, Mantan Asisten Soekarwo (Pakde Karwo)

BREAKING NEWS - KPK Geledah Rumah Mantan Asisten Soekarwo (Pakde Karwo), Mantan Gubernur Jatim

Ketua DPRD Tulungagung jadi Tersangka Korupsi tapi Terpilih Lagi, Akankah Dia Dilantik?

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

"Yang diatur di dalam undang-undang dan PP,  apabila yang bersangkutan setelah dilantik menjadi anggota DPRD jadi terdakwa itu diberhentikan sementara nanti setelah inkracht itu baru diberhentikan tetap. Nah sebelum itu ya tidak ada masalah," ucap Yuyun usai mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam rapat persiapan pelantikan Anggota DPRD Jatim terpilih bersama KPU Provinsi Jawa Timur, Senin (19/8/2019).

Menindaklanjuti hal itu, Yuyun pun mengkomunikasikan dengan pihak KPU, dan memang PKPU tersebut rawan gugatan karena bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

KPU Kabupaten Tulungagung pun akhirnya mengusulkan agar Supriyono bisa dilantik tanpa penundaan namun dengan catatan.

"Ada catatan, ada surat dari KPU Tulungagung bahwa yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, itu menjadi pertimbangan kami," ucapnya.

Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim, Indah Wahyuni, Senin (19/8/2019).
Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim, Indah Wahyuni, Senin (19/8/2019). (Sofyan Arif Candra Sakti)

Pelantikan Supriyono pun tetap diproses, tapi jika setelah dilantik ternyata KPK menetapkan sebagai terdakwa maka Supriyono akan diberhentikan sementara, dan jika inkracht akan diberhentikan secara tetap.

Seperti diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi telah menetapkan Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono sebagai tersangka, Senin (13/5/2019) malam.

Supriyono diduga menerima uang dari hasil tindak pidana korupsi sebesar Rp 4,88 miliar.

Sebelum menetapan status itu, Supriyono ikut dalam Pemilu Legislatif 2019.

Memperebutkan kursi DPRD Tulungagung dari daerah pemilihan (Dapil) 1, Supriyono berhasil mendapatkan suara terbanyak, dengan 10.192 suara. Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved