Malang Raya

Mahasiswa Papua di Malang Tercatat 881 Orang, Ini Rencana Pemkot Malang dan Para Rektor

Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, saat ini ada 881 mahasiswa asal Papua yang sedang melakukan studinya di seluruh perguruan tinggi di Malang.

Mahasiswa Papua di Malang Tercatat 881 Orang, Ini Rencana Pemkot Malang dan Para Rektor
SURYAMALANG.com/Hayu Yudha Prabowo
Polisi membubarkan massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kahuripan, Kota Malang, Kamis (15/8/2019). Bentrok dua kubu massa aksi dari AMP dan Aliansi Malang Kondusif serta warga ini menyebabkan sejumlah massa aksi dari dua kubu serta aparat keamanan mengalami luka-luka akibat aksi saling lempar batu. 

Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, saat ini ada 881 mahasiswa asal Papua yang sedang melakukan studinya di seluruh perguruan tinggi di Kota Malang.

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah Kota Malang, Selasa (20/8/2019), menggelar pertemuan secara tertutup dengan para rektor pasca insiden kerusuhan terkait mahasiswa Papua, 15 Agustus lalu. 

Pertemuan yang digelar di ruangan Balai Kota Malang tersebut dihadiri oleh 22 perwakilan dan rektor universitas di Kota Malang.

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto mengatakan, pertemuan tersebut digelar untuk memberi kenyamanan kepada mahasiswa luar Malang yang ada di Kota Malang.

Seluruh perguruan tinggi juga sepakat untuk terus menjaga nilai-nilai harmonisasi yang sudah terjalin selama ini.

Selain itu, juga sepakat untuk selalu menjaga nilai persatuan dan kesatuan.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

"Tadi itu merumuskan bagiamana membuat suasana secair mungkin baik di lingkungan kampus ataupun di sekitar kampus bagi mahasiswa Papua," ujar Pak Wid sapaan akrabnya saat ditemui SURYAMALANG.COM

Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, saat ini ada 881 mahasiswa asal Papua yang sedang melakukan studinya di seluruh perguruan tinggi di Kota Malang.

Mereka tersebar secara merata di sejumlah kampus di Kota Malang baik negeri maupun swasta.

Pak Wid mengatakan, dalam menjaga harmonisasi ini para pimpinan perguruan tinggi akan merangkul para mahasiswa dari luar Malang agar lebih aktif dalam berorganisasi.

Seperti merangkul mereka dalam berbagai kegiatan di jurusan seperti himpunan mahasiswa dan lain sebagainya.

"Jadi polanya itu membaur. Tidak ada yang ekslusif, semua sama. Semangat itu yang perlu dikuatkan bersama. Karena Kota Malang ini merupakan miniatur dari Nusantara," ujarnya.

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto
Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto (edgar)

Sementara itu, pertemuan dengan para rektor merupakan tindak lanjut dari Wali Kota Malang pasca insiden kericuhan mahasiswa Papua pada 15 Agustus lalu.

Sutiaji meminta mahasiswa dari luar Malang yang mau kuliah di Kota Malang harus membuat pakta integritas cinta pada kedamaian dan NKRI.

Hal itu dilakukan, agar Kota Malang tetap damai dan insiden kericuhan tidak terjadi lagi di Kota Malang.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved