Kabar Sidoarjo

BREAKING NEWS: Pengemudi Truk asal Malang Hancurkan Honda HRV, Grand Livina & Avanza di Tol Sidoarjo

Truk pakan ternak L-8238-LL yang dikemudikan Mas'ud Al-Farish (50), warga Malang, menghantam mobil Honda HRV, Grand Livina dan Toyota Avanza.

BREAKING NEWS: Pengemudi Truk asal Malang Hancurkan Honda HRV, Grand Livina & Avanza di Tol Sidoarjo
ist
KECELAKAAN BERUNTUN - Truk pakan ternak L-8238-LL yang dikemudikan Mas'ud Al-Farish (50), warga Malang, menghantam mobil Honda HRV, Grand Livina dan Toyota Avanza. 

KECELAKAAN BERUNTUN - Truk pakan ternak L-8238-LL yang dikemudikan Mas'ud Al-Farish (50), warga Malang, menghantam mobil Honda HRV, Grand Livina dan Toyota Avanza..

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Kecelakaan beruntun kembali terjadi di jalan tol, kali ini di ruas Tol Sidoarjo KM 758.400/A, Selasa (20/8/2019).

Tidak ada korban jiwa namun empat kendaraan hancur pada bagian depan dan belakang.

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Bambang Sukmo Wibowo menuturkan, awalnya ada tiga mobil melaju beriringan.

Paling depan adalah Honda HRV bernopol N-1928-WU yang dikemudikan Hanif Thalib (47), warga Pasuruan.

Berikutnya Nissan Grand Livina bernopol M-1991-BA yang dikemudikan Toni Arianto (32), warga Pamekasan.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Paling belakang Toyota Avanza B-1945-BRQ yang dikemudikan Albert Arie (31), warga Sidoarjo.

Ketiga mobil itu melaju beriringan melalui lajur kiri dari arah Sidoarjo menuju Porong.

Laju ketiga kendaraan itu sekitar 60 Km/Jam.

Saat tiba di KM 758.400, ketiga mobil yang beriringan itu sama-sama memperlambat lajunya.

Pasalnya, di depan iringan mobil itu terdapat perlambatan arus lalu lintas hingga menyebabkan kendaraan berhenti.

Namun tak diduga, dari arah belakang, sebuah truk bermuatan pakan ternak bernopol L-8238-LL yang dikemudikan Mas'ud Al-Farish (50), warga Malang, menghantam ketiga mobil yang berhenti itu.

"Akibat kuatnya benturan tersebut, terjadilah benturan beruntun," katanya, Selasa (20/8/2019).

Menurut Bambang, tabrakan karambol itu disebabkan karena si pengemudi truk tidak mampu menguasai kendaraannya dengan baik. "Dan tidak memperhatikan situasi lalu lintas di sekitarnya," pungkasnya. Luhur Pambudi

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved