Nasional

Gara-gara Utang RP 45 Juta, Tika Sewa Pembunuh Bayaran untuk Bunuh Penagih Utang dan Gadis 13 Tahun

Tika Herli (31) divonis hukuman mati dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pagaralam, Sumatera Selatan

Gara-gara Utang RP 45 Juta, Tika Sewa Pembunuh Bayaran untuk Bunuh Penagih Utang dan Gadis 13 Tahun
istimewa
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Tika Herli (31) divonis hukuman mati dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Selasa (21/8/2019).

Tika didakwa membunuh Ponia (31) dan anaknya, Selvia (13) pada akhir tahun 2018 lalu.

Pembunuhan ini juga melibatkan Riko Apriadi (20) yang juga divonis hukuman mati.

Dua terdakwa ini terbukti melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Sedangkan terdakwa Jefri (21) telah lebih dulu divonis hakim dengan hukuman selama 10 tahun penjara.

Ketua Majelis Hakim M Martin Helmi mengatakan Tika dan Riko memiliki waktu sepekan untuk menentukan sikap dari vonis tersebut.

“Apabila tujuh hari tidak ada laporan banding yang masuk, maka putusan itu dinyatakan sah secara undang-undang,” kata Martin dalam sidang.

Ibunda Ponia, Ida (50)  mengaku bersyukur atas putusan tersebut.

Menurutnya, perbuatan para terdakwa sangat keji saat membunuh anak dan cucunya.

“Mereka kejam, dan mereka pantas mendapat hukuman itu,"kata Ida.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved