Kota Batu

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Ingin Mobil Dinas Baru untuk Pejabat, Ketua DPRD Minta Bersabar

Ketua DPRD Kota Batu, Cahyo Edi Purnomo mengatakan, dewan menolak rencana pembelian 12 kendaraan baru.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Ingin Mobil Dinas Baru untuk Pejabat, Ketua DPRD Minta Bersabar
Benni Indo
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko didampingi Sekda Pemkot Batu Zadim Efisiensi saat berada di gedung DPRD Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATUWali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan saat ini banyak kendaraan kepala dinas di Pemkot Batu yang usianya sudah lebih dari lima tahun, bahkan ada yang hampir 10 tahun. Menurut Dewanti, kondisi mobil yang lebih dari lima tahun itu pantas untuk diperbaharui.

Dewanti tidak ingin kinerja kepala dinas terganggu karena sarana transportasi. Ia pun menceritakan bahwa beberapa waktu lalu, ketika berangkat ke Semarang melalui jalan darat, ada kendaraan mobil dinas yang mogok di tengah jalan.

“Bahkan ketika APEKSI ke Semarang, ada beberapa mobil OPD yang mogok. Itu kan hal yang tidak boleh terjadi. Bayangkan ketika ada N 36 KP, itu kepala dinas mogok, kan malu kita. Di samping menghambat tugas,” ujar Dewanti.

Dewanti juga minta agar kedinasan yang mengurus aset merinci kendaraan mana yang akan dihapus dan sangat tidak layak untuk operasional. Kendaraan itu akan diperbaharui agar kinerja dinas lebih baik.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batu,  Cahyo Edi Purnomo mengatakan kalau dewan menolak rencana pembelian 12 kendaraan baru. Kata Cahyo pembelian barang harus memperhatikan aspek prioritas. Namun Cahyo enggan menjelaskan dinas mana saja yang mengajukan pembelian kendaraan baru itu.

“Pembelian barang boleh juga, tapi harus memperhatikan prioritas kepentingan. Misalnya kendaraan, ada yang kami larang karena ada kendaraan yang bisa dipakai. Kalau bisa digunakan, gunakan dulu,” terang Cahyo, Kamis (22/8/2019).

Cahyo justru mendorong agar para ASN, khususnya kepala dinas bisa menunjukkan prestasi. Ketika para kepala dinas bisa menunjukkan prestasi, berarti telah menunjukkan kinerjanya. Namun sayangnya, hingga saat ini Cahyo belum melihat adanya kepala dinas yang menunjukkan sebuah prestasi membanggakan.

“Sabar tunjukkan prestasi dulu, baru rewardnya dibelikan yang baru. Itu pun harus ada analisis ketentuan beli barang,” jelasnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved