Breaking News:

Kabar Jember

Harta Rp 55 Juta Jadi Abu Akibat Kebakaran Gudang Tembakau di Desa Sidodadi, Tempurejo, Jember

Kebakaran menimpa gudang pengeringan tembakau di Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo, Jember, Jumat (23/8/2019), milik Surani (65), warga desa setempat.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: yuli
damkar jember
Kebakaran menimpa gudang pengeringan tembakau di Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo, Jember, Jumat (23/8/2019), milik Surani (65), warga desa setempat. 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Kebakaran menimpa gudang pengeringan tembakau di Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo, Jember, Jumat (23/8/2019), milik Surani (65), warga desa setempat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. "Selain gudang pengeringan tembakau yang ludes, dapur rumah korban terkena dampak kebakaran karena berdekatan. Korban jiwa maupun terluka nihil," ujar Kepala Unit Reskrim Polsek Tempurejo Iptu Solichan Arief kepada SuryaMalang.com.

Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran pengeringan gudang tembakau milik pribadi tersebut. Gudang pengeringan tembaku itu bermaterial kayu, dan bambu.

Kebakaran yang terjadi pukul 09.00 Wib itu bisa dipadamkan dalam waktu sekitar 30 menit oleh warga dan Pemadam Kebakatan Unit Ambulu.

Kerugian material dalam peristiwa itu sebesar Rp 55 juta.

Peristiwa ini menambah daftar peristiwa kebakaran di Kabupaten Jember. Berdasarkan data dari Damkar Jember, selama dua bulan terakhir terjadi sekitar delapan kali kebakaran di Kabupaten Jember.

Kebakaran terjadi pada sejumlah bangunan, antara lain gudang pengeringan tembakau, rumah, juga gudang.

Sebelumnya pada Minggu (18/8/2019) lalu, sebuah gudang mebel di Desa Curahmalang Kecamatan Rambipuji milik Sofi Ibrahim terbakar.

Kebakaran itu diduga akibat sebuah puntung rokok yang dibuang sembarangan dalam tidak kondisi padam 100 persen. Kerugian dalam kebakaran itu sekitar Rp 300 juta.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved