Kabar Surabaya

Melihat Cara Kerja Sindikat Maling Motor Asal Pasuruan, Beraksi Setelah Terima Pesanan

Anggota Ditreskrimum Polda Jatim menangkap lima orang komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Pasuruan.

Melihat Cara Kerja Sindikat Maling Motor Asal Pasuruan, Beraksi Setelah Terima Pesanan
SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
Lima pelaku komplotan curanmor asal Pasuruan saat dikeler ke halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim 

Laporan Wartawan : Luhur Pambudi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Anggota Ditreskrimum Polda Jatim menangkap lima orang komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Pasuruan.

Lima orang itu adalah Thoyyib, Junaidi, Saiful, Suwondo, dan Ferdi.

Thoyyib, dan Junaidi merupakan penadah motor curian, dan penyalur motor curian ke pembeli.

Sedangkan Saiful, Suwondo, dan Ferdi adalah eksekutor pencurian.

Polisi menyita 19 motor hasil curian yang siap dijual ke pemesan.

Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono menuturkan dua penadah itu telah menjalankan bisnisnya sejak dua tahun lalu.

“Selama ini mereka belum pernah tertangkap,” kata Gupuh Setiyono kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (22/8/2019).

Dua penadah ini menjual motor curian tersebut ke Mojokerto dan Pasuruan.

Setiap motor curian dijual antara Rp 1,5 juta sampai Rp 6 juta.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved