Selasa, 21 April 2026

Malang Raya

Penggerak Adiwiyata Jangan Berhenti Di Sosok Kasek

SMKN 6 Kota Malang jadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI)

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Penampilan siswa di sesi peragaan busana dalam pertemuan HPAI (Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia) di SMKN 6 Kota Malang, Jumat (23/8/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - SMKN 6 Kota Malang jadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI), Jumat (23/8/2019).

Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur, Ir Udaharipatjoro MM di lapangan indoor sekolah.

Ia menyatakan ke depan harus ada generasi penerus di sekolah yang menggiatkan Adiwiyata, sekolah berwawasan lingkungan.

“Ke depan jangan bertumpu pada sosok kasek saja. Sebab kasek pada waktunya juga akan turun.”

“Jadi jangan saat kasek turun langsung berdampak pada sekolah Adiwiyata,” kata Uda.

Karena itu ia mengapresiasi ada HPAI sehingga ada generasi berikutnya yang meneruskan.

Selain itu juga sudah mulai ada perhatian pada dunia industri juga perguruan tinggi pada sekolah-sekolah Adiwiyata.

Seperti perusahaan Astra yang menggandeng SMKN 6.

“Kami kerjasama dengan sekolah-sekolah Adiwiyata per Juli 2019 mencapai 206 lembaga,” jelas Fadel M, Empowerment dan Social Responsibility Astra pada suryamalang.com terpisah.

Selain mengarah ke capasity building, dengan HPAI agar pergerakan Adiwiyata lebih cepat  dan masif. Sehingga makin banyak sekolah yang terjangkau.

Alasan memberi perhatian ke isu lingkungan karena bermanfaat untuk bangsa.

Kegiatan juga diisi pameran produk serta peragaan busana siswa SMKN 6.

Pameran produk seperti mesin pemotong umbi-umbian dan alat pemisah benda cair dan padat.

Misalkan keripik singkong usai digoreng dimasukkan ke spinner, alat pemisah, maka minyak yang menempel bisa terpisah.

Jadi saat dimakan, keripik singkong tidak terasa minyaknya.

“Ini dibuat siswa Teknik Permesinan bekerjasama dengan guru kewirausahaan agar bisa menjual produknya,” jelas M Yunus, guru Teknik Permesinan.

Prinsip kerja spinner seperti mesin pengering di mesin cuci.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved