Kabar Lumajang

Kades di Lumajang Kaget Saat Rumah & Asetnya Akan Disita, Penipunya Pernah Sembunyi di Malang

Kepala Desa Sentul, Didik Santoso (29) kaget saat mendapat pemberitahuan bahwa rumah dan asetnya senilai Rp 4,5 miliar bakal disita.

Kades di Lumajang Kaget Saat Rumah & Asetnya Akan Disita, Penipunya Pernah Sembunyi di Malang
polres lumajang
Umi Salmah (51), pemilik CV Permata Bunda, Lumajang, menipu Didik Santoso (29), Kepala Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko, Lumajang. 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Kepala Desa Sentul, Kecamatan Sumber Sumo, Lumajang, Didik Santoso (29) kaget saat mendapat pemberitahuan dari lembaga keuangan bahwa rumah dan asetnya senilai Rp 4,5 miliar bakal disita.

Ternyata Didik menjadi korban penipuan yang dilakukan pemilik CV Permata Bunda, Umi Salmah (51).

Penipuan itu mengakibatkan Didik Santoso menderita kerugian sampai miliaran rupiah.

Setelah buron selama dua tahun, Umi ditangkap Tim Cobra Satreskrim Polres Lumajang di rumah kos di Bali.

Selama menjadi buronan, Umi berpindah-pindah tempat, antara lain di Malang, Jakarta, dan akhirnya ditangkap di Bali.

Dalam aksinya, Umi menggadaikan satu sertifikat rumah yang terdiri dari tiga bangunan, lima BPKB bus, dan satu BPKB mobil milik Didik.

Umi menggadaikan sertifikat rumah ke bank senilai Rp 1 miliar.

Tiga BPKB bus dijaminkan ke koperasi senilai Rp 400 juta.

Satu BPKB bus dijaminkan ke bank senilai Rp 100 juta.

BPKB mobil dijaminkan ke bank senilai Rp 125 juta.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved