Malang Raya

Dishub Kabupaten Malang Berlakuan Smart Card sebagai Pengganti Buku Uji Kir

Pemberlakuan Smart Card sebagai pengganti buku uji kir bagi kendaraan angkutan orang dan barang diterapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang

Dishub Kabupaten Malang Berlakuan Smart Card sebagai Pengganti Buku Uji Kir
yul
suryamalang.com | IG: @suryamalangcom 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Pemberlakuan Smart Card sebagai pengganti buku uji kir bagi kendaraan angkutan orang dan barang diterapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang pada antara bulan Oktober dan November.

"Ini sebagai langkah memberantas pemalsuan buku KIR sudah tidak ada. Kartu ini dipegang oleh pemilik kendaraan dan dilengkapi dengan barcode," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi ketika dikonfirmasi, Minggu (25/8/2019).

Lutfi menambahkan, adanya Smart Card, skema pelaksanaan uji kendaraan bermotor tidak perlu lagi menggunakan alat tulis dan kertas.

Untuk hasil pengujian kendaraan yang ditempel di bodi kendaraan juga dilengkapi barcode.

Penerapan Smart Card sesuai dengan Pasal 152 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

Pasal itu berbunyi setiap kendaraan yang telah melakukan pengujian kendaraan berhak mendapatkan bukti KIR berupa kartu uji, tanda uji dan Tanda Samping Kendaraan Bermotor.

"Proses pengecekannya mudah. Petugas tinggal menempelkan aplikasi ke stiker di kendaraan. Semua data langsung muncul, kapan kendaraan itu lulus uji KIR dan siapa pemiliknya langsung diketahui," jelas Lutfi.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved