Malang Raya

Gotong Royong Sambut Wisatawan Oeklam-oeklam Heritage nang Kajoetangan Kota Malang

Warga Kota Malang melakukan aksi gotong royong membersihkan koridor di kawasan legendaris Kampung Kayutangan

Gotong Royong Sambut Wisatawan Oeklam-oeklam Heritage nang Kajoetangan Kota Malang
aminatus sofya
Warga Kota Malang saat membersihkan koridor di Kawasan Kayutangan. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Warga Kota Malang melakukan aksi gotong royong membersihkan koridor di kawasan legendaris Kampung Kayutangan.

Aksi itu guna menyambut agenda Oeklam-oeklam Heritage nang Kajoetangan yang rencananya digelar 31 Agustus mendatang.

Humas Oeklam-oeklam Heritage nang Kajoetangan, Gloria Sedya Prionggo, menerangkan sasaran bersih-bersih secara swadaya itu adalah koridor sisi barat kawasan Kayutangan.

"Karena acara kami itu kan memang di koridor sisi barat. Mulai dari Hotel Riche sampai Kantor BNI," ujar Gloria, Minggu (25/8/2019).

Semua masyarakat dari berbagai aspek ikut dalam kerja bakti. Mereka menyiram, menyapu serta menggosok trotoar di Kayutangan menggunakan sikat.

Dibantu petugas kebersihan Dinas Permukiman (Diperkim) Kota Malang, kawasan itu disulap agar bersih menyambut wisatawan.

"Karena biasanya di sana kan kotor. Bau juga. Supaya nanti pas acara bersih, maka kami gotong royong," ucap dia.

Selain untuk menyambut Oeklam-oeklam Heritage nang Kajoetangan, kerja bakti tersebut juga dalam rangka menjaga warisan sejarah.

Seperti diketahui, Kayutangan merupakan kawasan ekonomi era kolonial yang menjadi jantung Kota Malang.

Di kawasan itu, berdiri pusat pertokoan serta gereja yang di desain sejak zaman kolonial.

"Apalagi Wali Kota Malang juga menjadikan Kayutangan sebagai ibu kota Heritage. Maka kawasan ini harus dijaga," katanya.

Gloria mengatakan Oeklam-oeklam Heritage nang Kajoetangan bakal berlangsung dua hari yakni 30-31 Agustus. Nantinya, jalur sebelah timur Jalan Basuki Rahmat akan ditutup.

Panitia juga menyediakan shuttle car bagi wisatawan untuk menjangkau venue. Sebab kantong parkir yang disediakan terletak cukup jauh yakni di Jalan Agus Salim dan Jalan KH Hasyim Ashari.

"Jadi mending nggak pakai kendaraan pribadi. Bisa memanfaatkan taksi atau sejenisnya," kata Gloria.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved