Breaking News:

Kabar Mojokerto

Hukuman Kebiri Kimia untuk Pria Mojokerto Seusai Menyetubuhi 9 Anak di Bawah Umur, Ini Penjelasannya

Muh Aris (20) pemuda asal Mojokerto dinyatakan terbukti menyetubuhi sembilan anak di bawah umur, sebagai hukumannya ia pun mendapatkan kebiri kimia.

Editor: eko darmoko
freepik.com
ILUSTRASI Kebiri Kimia 

SURYAMALANG.COMMuh Aris (20) pemuda asal Mojokerto dinyatakan terbukti menyetubuhi sembilan anak di bawah umur, sebagai hukumannya ia pun mendapatkan kebiri kimia.

Sontak saja, hukuman kebiri kimia menjadi perbincangan hangat.

Muh Aris juga dihukum 12 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan, selain mendapatkan hukuman kebiri.

Hukuman kebiri kimia diakomodasi setelah Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Wanita Cantik ini Baru Sepekan Kumpul Suami Lagi, Kini Harus Menginap di Markas Polres Lamongan

7 Foto Jadul Orang Indonesia di Zaman Penjajahan Bocor di Medsos, Miris Lihat Pekerjaan Mereka Dulu

Video Panas Durasi Singkat, Ini Fakta Soal Perempuan Bekas Pegawai Bank Palembang yang Diduga Pelaku

Pelakor Terpaksa Menahan Dingin Angin Malam Tanpa Baju Setelah Ditelanjangi Istri Sah Selingkuhannya

Perppu kebiri ditandatangani Presiden Jokowi pada Mei 2016, dan disahkan DPR menjadi UU pada Oktober 2016.

Selain mengatur hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual, misalnya pemerkosaan, Perppu ini juga memuat ancaman hukuman mati bagi pelaku.

Lantas apa yang dimaksud hukuman kebiri kimia?

Secara umum, ada dua teknik kebiri.

Muh Aris (20) pemuda Mojokerto dihukum kebiri kimia setelah terbukti menyetubuhi sembilan anak di bawah umur.
Muh Aris (20) pemuda Mojokerto dihukum kebiri kimia setelah terbukti menyetubuhi sembilan anak di bawah umur. (IST)

Pertama, kebiri fisik, dan kedua, kebiri kimiawi.

Kebiri fisik dilakukan dengan cara melakukan amputasi pada organ seks eksternal pemerkosa.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved