Kabar Surabaya

Wali Kota Surabaya Berani Bersaing dengan Brasil sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2021

WALI KOTA SURABAYA, TRI RISMAHARINI: Saya sampai nggak baca. Pokoknya tahu dapat surat dari FIFA sudah senang banget.

Wali Kota Surabaya Berani Bersaing dengan Brasil sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2021
delya octovie
PIALA DUNIA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, menyambut kedatangan perwakilan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di ruang kerjanya, Balai Kota, Senin (26/8/2019). 

WALI KOTA SURABAYA, TRI RISMAHARINI: Saya sampai nggak baca. Pokoknya tahu dapat surat dari FIFA sudah senang banget.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya ketika tahu Surabaya menjadi kandidat tuan rumah Piala Dunia 2021.

Ia mengaku sangat senang, sampai-sampai surat dari Fédération Internationale de Football Association (FIFA) selaku penyelenggara Piala Dunia tidak ia baca.

"Saya sampai nggak baca. Pokoknya tahu dapat surat dari FIFA sudah senang banget," katanya sambil tertawa saat akan menyambut kedatangan perwakilan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di ruang kerjanya, Balai Kota, Senin (26/8/2019).

Meski harus bersaing dengan kandidat lainnya, Brazil, yang sudah dua kali menjadi tuan rumah turnamen empat tahunan tersebut, Risma tidak keder.

Ia merasa sudah yakin dengan apa yang telah dikerjakan di Surabaya, sehingga Kota Pahlawan pantas menjadi lokasi turnamen Piala Dunia 2021.

Apalagi, ia menambahkan, darah gila bola mengalir di seluruh warga Surabaya, mulai dari bayi sampai yang tua.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

"Ini memang masih harus bersaing dengan Brazil, tapi saya yakin dengan apa yang sudah kita lakukan di Surabaya. Saya yakin, kita bisa memenangkan bidding sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-20. Kita akan fight dengan menunjukkan bahwa Surabaya siap menjadi tuan rumah," tegasnya.

Demi memenuhi standar internasional, Risma akan mengutus anak buahnya berangkat ke Gelora Bung Karno (GBK), dan melapor apa saja yang perlu ditambah di Gelora Bung Tomo (GBT).

Bila sudah diputuskan Surabaya menjadi tuan rumah, GBT akan menjadi venue utama, ditambah lapangan-lapangan yang menjadi pendukung tempat latihan seperti lapangan Lakarsantri dan Karanggayam.

Karena itu, PR Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bukan hanya improvisasi GBT, tetapi juga pengembangan lapangan latihan menuju standar internasional.

"Kita sudah punya itu semua, sehingga kita berani. Kalau bidding-nya 2-3 bulan lagi, kita siap, insyaallah," ucapnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya, Afghani Wardhana, mengatakan GBT saat ini sebenarnya sudah berstandar internasional.

Pasalnya, sudah banyak kompetisi internasional yang digelar di sini.

"Hanya saja, seperti misalkan lampu, karena penerangan lampu sangat kurang, jadi kita upayakan. Tentu beberapa pertandingan sudah menunjukkan Surabaya ini seperti apa, sehingga Surabaya ini dilirik PSSI untuk maju, apalagi sudah ada apresiasi dari pak presiden, dan itu sudah sangat luar biasa," jelasnya. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved