Kabar Magetan

Air Telaga Sarangan dan Waduk Genggong Cepat Susut, Persediaan Air Bersih Tinggal Hitungan Hari

KRIRIS AIR BERSIH DI #MAGETAN - Waduk Gonggang dibangun untuk keperluan irigasi, penyediaan air baku, PDAM, dan pengendalian banjir.

Air Telaga Sarangan dan Waduk Genggong Cepat Susut, Persediaan Air Bersih Tinggal Hitungan Hari
Doni Prasetyo
Direktur Tehnik PDAM Lawu Tirta Kabupaten Magetan Wiyono bersama petugas Operasional Waduk Gonggang, Anis Hidayat melihat persedian air di Waduk Gonggang, Desa Janggan, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. 

KRIRIS AIR BERSIH DI MAGETAN - Waduk Gonggang dibangun untuk keperluan irigasi, penyediaan air baku, PDAM, dan pengendalian banjir. Waduk Gonggang ini mengairi ratusan hingga ribuan hektare tanah pertanian di empat Kecamatan yaitu Poncol, Parang, Lembeyan, dan Ngariboyo.

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Sejumlah sumber air bersih di wilayah Kabupaten Magetan mulai menyusut cepat, tidak hanya Telaga Sarangan tapi juga Waduk Gonggang di Desa Janggan Kecamatan Poncol.

Kedua sumber air bersih ini andalan PDAM Lawu Tirta milim Pemkan Magetan untuk mencukupi kebutuhan air bersih mayoritas warga di wilayah Kabupaten Magetan yang hampir tidak terdapat sumber air, termasuk sumber air dalam.

"Saat ini dari 5500 Kepala Keluarga (KK) yang dipasok air PDAM, 3500 KK diantaranya, air yang mengalir dirumah mereka sudah terganggu," kata Direktur Teknik PDAM Lawu Tirta, Wiyono, kepada SuryaMalang.com, Senin (26/8/2019).

Menurut Wiyono, Waduk Gonggang salah satu sumber air bersih setelah Telaga Sarangan, airnya kini menipis.

Air Waduk Gonggang yang tersisa tinggal beberapa hari untuk memenuhi kebutuhan pengairan sawah dan konsumsi. Satu-satunya sumber air cadangan andalan PDAM menaikkan volume sumur pompa.

"Apabila masih tidak mencukupi, terpaksa melakukan droping air bersih dengan truk tangki," jelas Wiyono.

Ia menyebutkan, penyusutan air Telaga Sarangan dan Waduk Gonggang selama musim kemarau ini sangat cepat. Tidak seperti perkiraan sebelumnya, cadangan air selain Telaga Sarangan dan Waduk Gonggang masih disokong dari sejumlah sumber air. Tapi tahun ini, sejumlah sumber itu semua sudah kering.

"Penyusutan air di waduk dan telaga Sarangan sangat cepat. Air Waduk Gonggang setiap hari penyusutan airnya sebanyak 15 centimeter. Kami prediksikan cadangan air Waduk Gonggang ini sampai akhir bulan depan," kata Dirtek Wiyono.

Sementara petugas operasional Waduk Gonggang, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Anis Hidayat, mengatakan, cepatnya penyusutan air Waduk Gonggang karena rusaknya pintu keluar atau "out flow" sejak setahun lalu.

"Cepat susutnya air waduk ada beberapa sebab, selain karena sumber air utama dari atas semakin kecil, ditambah rusaknya pintu out flow itu," kata Anis Hidayat kepada SuryaMalang,com, Senin (26/8/2019).

Seperti diketahui Waduk Gonggang seluas 12 hektare memiliki kapasitas 2.400.000 meter kubik. Waduk Gonggang dibangun dengan dana Rp 64 miliar dari sumber pemerintah pusat dan daerah.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved