Kabar Tulungagung

Ngaku Kelas XI SMK di Tulungagung, Tapi Penampilan Remaja Blitar Ini Jauh dari Kesan Seorang Pelajar

Nur Fais Pratama (19) mengaku masih kelas XI SMK di Tulungagung. Namun, penampilan remaja asal Blitar ini jauh dari kesan seorang pelajar.

Ngaku Kelas XI SMK di Tulungagung, Tapi Penampilan Remaja Blitar Ini Jauh dari Kesan Seorang Pelajar
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Tersangka Nur Fais setelah ditangkap polisi karena terlibat penjambretan di Tulungagung 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Nur Fais Pratama (19) mengaku masih kelas XI SMK di Tulungagung.

Namun, penampilan remaja asal Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar ini jauh dari kesan seorang pelajar.

Ada lubang tindik di telinganya, dan ada tato di betis kirinya.

Selain itu, Fais juga terlibat dalam penjambretan di Jalan Raya Pulosari, Kecamatan Ngunut, Sabtu (24/8/2019).

Fais bersama temannya berinisial AG menjambret ponsel milik siswi SMA berinisial PND (17).

Dalam aksinya, Fais menendang motor Beat yang dikendarai PND.

Kemudian Fais mengambil ponsel milik korban yang ditaruh di laci motor sebelah kiri.

Kemudian Fais dan AG kabur dengan motor Megapro tanpa pelat nomor.

Karena motor yang dikendarai Fais kehabisan bensin, PND yang mengejarnya berhasil menyusul.

Dia ditangkap di warung di Desa/Kecamatan Sumbergempol.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved