Kabar Surabaya

APBD Pemprov Jatim 2019 Mencapai Rp 38,42 Trilliun, Apa Kabar Janji Kampanye Khofifah-Emil?

Pemprov Jatim mengelola total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim Rp 38,42 trilliun atau bertambah Rp 4,48 trilliun setelah Perubahan

APBD Pemprov Jatim 2019 Mencapai Rp 38,42 Trilliun, Apa Kabar Janji Kampanye Khofifah-Emil?
Fatimatuz Zahro
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pimpinan DPRD Jatim dalam sidang paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2019, yang digelar Kamis (29/8/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim mengelola total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim Rp 38,42 trilliun atau bertambah Rp 4,48 trilliun setelah Perubahan APBD 2019. 

Namun, seperti tabiat semua pemerintah daerah, mayoritas anggaran habis untuk urusan anggaran belanja rutin, termasuk gaji pegawai, keperluan kantor, biaya makanan dan minuman dan sejenisnya. Anggaran belanja pembangunan cenderung lebih sedikit. 

Perubahan anggaran ini disepakati bersama dalam sidang paripurna, Kamis (29/8/2019).

"Kalau untuk perubahan anggaran belanja APBD 2019 tentu adalah kelanjutan dari APBD 2019. Tapi sebagian sudah nyekrup RPJMD tahun 2019-2024," kata Gubernur Jatim, Khofifah.

Katanya, untuk anggaran pendidikan bertambah Rp 51 miliar untuk program Tis Tas. Selain itu untuk sektor kesehatan bertambah sekitar Rp 480 miliar. Dan untuk pekerjaan umum dan penataan ruang sebesar Rp 47 miliar.

Khofifah mengatakan, APBD perubahan tahun ini sifatnya melanjutkan grand desain dari penyusunan anggaran awal tahun.

Namun ia memastikan bahwa janji-janji kampanye yang ia sampaikan pada masyarakat akan lebih banyak termaktub dalam APBD 2020 yang kini mulai dibentuk pansusnya oleh DPRD Jawa Timur.

Tim KPK Sita Sejumlah Bukti dari Rumah Karsali, Mantan Asisten Soekarwo (Pakde Karwo)

Khofifah Memuji Aktivitas Tambang Emas di Banyuwangi, Katanya Ketakutan Warga Tak Terbukti

Aktivis PMII Jember Demo, Tuding Khofifah - Emil Terindikasi Pro Tambang

"Di APBD 2020 pasti akan ada program One Pesantren One Product meski nilainya tidak signifikan karena baru tahap awal tapi kita sudah terbangun ekosistemnya dengan dibantu Unusa dan ITS," kata Khofifah.

Selain itu yang juga dipastikan ada dalam KUAPPAS APBD 2020 mendatang juga program Desa Wisata Cerdas Masyarakatnya yang sudah mulai didetailkan titik dan nilai anggarannya. Dan juga janji kampanye Khofifah dan Emil yang lain.

Salah satu yang kini tengah dibahas adalah pengadaan kapal rumah sakit.

Menurut Khofifah kini Pemprov Jawa Timur sudah mendapatkan bantuan dua unit kapal terapung. Kini Khofifah masih mengkaji apakah tahun depan akan ditambah belanja pengadaan kapal rumah sakit atau cukup mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat.

"Kemarin kita kan dapatkan bantuan dari Kemenhub. Ada dua kapal rede. Selain bisa untuk penumpang juga ada ruang pengobatan dan operasi. Dua ini apakah sudah cukup atau akan direncanakan kembali sedang kita bahas. Kalau menurut saya sudah cukup karena kita juga kalau mau menambah harus dipikirkan jumlah tenaga medisnya, paramediknya dan juga dokter spesialnya. Jadi kita lihat dulu efektivitas layanan antar pulaunya," tegas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved