Timnas Indonesia

Otavio Dutra Curhat Tentang Kegagalan Membela Timnas Indonesia, Proses Naturalisasi yang Tersendat

Otavio Dutra Curhat Tentang Kegagalan Membela Timnas Indonesia, Proses Naturalisasi yang Tersendat

Otavio Dutra Curhat Tentang Kegagalan Membela Timnas Indonesia, Proses Naturalisasi yang Tersendat
Ndaru
Pemain Persebaya Otavio Dutra berlatih di Lapangan Jenggolo, Kamis (7/2/2019) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYAOtavio Dutra, bek Persebaya Surabaya kembali gagal membela Timnas Indonesia akibat proses naturalisasinya tersendat.

Padahal, sebelumnya, Dutra sudah ikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy sejak 21 Agustus 2019 lalu.

TC tersebut digelar untuk persiapan Timnas Indonesia kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, menjamu Timnas Malaysia (5/9/2019), dan Timnas Thailand (10/9/2019).

Ini bukan kali pertama pemain 34 tahun itu ikuti TC Timnas Indonesia.

Sebelumnya, Timnas pernah TC di Australia pada Maret 6-17 Maret 2019, Dutra juga ikut serta.

Bahkan, pada satu dari dua uji coba di negeri Kanguru itu, Otavio Dutra bisa sumbangkan satu gol.

Otavio Dutra saat menghadiri rapat kerja Menpora dengan Komisi X DPR RI di Senayan, Jakarta, malam ini (24/7/2019)
Otavio Dutra saat menghadiri rapat kerja Menpora dengan Komisi X DPR RI di Senayan, Jakarta, malam ini (24/7/2019) (Instagram/@officialPersebaya)

Itu terjadi saat Timnas Indonesia menang 5-1, dari tim All Stars State League Australia yang berisi pemain-pemain terbaik kasta keempat kompetisi Australia.

Skor 5-1 itu dicetak oleh Otavio Dutra, M Rahmat, Febri Hariadi, Evan Dimas dan Ruben Sanadi.

“Saya manusia biasa, kecewa pasti ada, karena sebelum itu saya dipanggil, sudah ikut TC di Australia juga, sudah main di sana, puji tuhan saya cetak gol. Kemarin saya dipanggil lagi (TC), main di sini lagi, ujicoba, bisa cetak gol lagi,” terang Dutra pada SURYAMALANG.COM, Jumat (30/8/2019).

Apalagi, disebut Dutra, tidak kembali bisa bermainnya kali ini, merupakan laga penting bagi Indonesia.

“Ini pertandingan penting, kualifikasi Piala Dunia, saya berharap proses saya akan selesai cepat, tapi sistemnya seperti itu,” ucap Dutra.

Sebelumnya, proses naturalisasi Dutra menemui titik terang setelah ia mendapat rekomendasi dari Komisi X DPR RI usai dia secara sukses nyanyikan Indonesia Raya dan Pancasila, Rabu (24/7/2019).

Namun setelah proses itu, kembali mandek, di mana Dutra butuhkan tandatangan dari pimpinan DPR RI.

Padahal, disampaikan Sekretaris Persebaya, Ram Surahman sebelumnya, setelah mendapat tandatangan pimpinan DPR, selanjutnya ke Kementerian Sekertariatan Negara (Setneg) RI, terakhir ke Kemenkumham untuk proses penerbitan KTP dan Paspor.

“Selanjutnya Setneg, tinggal nanti ke Kemenkumham akan otomatis diterbitkan KTP dan lainnya, sudah resmi menjadi WNI,” terang Ram Surahman.

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved