Malang Raya

Program Sumur Wakaf jadi Ide Mengatasi Kekeringan di Kabupaten Malang, Seperti Ini Konsepnya

Organisasi nirlaba, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggagas program Sumur Wakaf sebagai salah satu solusi mengatasi kekeringan di kabupaten Malang

Program Sumur Wakaf jadi Ide Mengatasi Kekeringan di Kabupaten Malang, Seperti Ini Konsepnya
TribunJatim.com/ Aminatus Sofya
Branch Manager ACT Malang, Diki Taufik Sidik, ketik diwawancarai di Pendopo Kabupaten Malang, Sabtu (31/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Untuk mengatasi kekeringan jangka panjang di Kabupaten Malang, organisasi nirlaba, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggagas program Sumur Wakaf.

"Kami cari titik sumber air di wilayah langganan kekeringan kemudian kami bangun sumur di situ. Sehingga ketika ada permasalahan kekeringan, bisa jadi sumber air," ujar Branch Manager ACT Malang, Diki Taufik Sidik, Sabtu (31/8/2019).

Salah satu wilayah langganan kekeringan yang sudah divisitasi adalah Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Kekeringan di Kabupaten Malang Meluas, 19 Desa di 9 Kecamatan Terdampak, Bantuan Air Bersih Dikirim

Arema FC Vs PSIS Semarang, Pelatih Bambang Nurdiansyah Bocorkan Masalah Mental Pemainnya

Namanya Nastiti Intan Permata Sari, Lulus S3/Doktor FK Universitas Airlangga di Usia 26 Tahun, IPK 4

Tim ACT bahkan telah membuat portofolio dan estimasi biaya yang dibutuhkan.

"Kami tawarkan untuk pembuatan sumur dangkal itu nominalnya Rp 50 juta. Ketika ada akad dari yang mewakafkan, kami implementasi sumur kepada masyarakat," ujar dia.

ACT menunjukkan kepedulian atas bencana kekeringan dengan mendistribusikan lima mobil tangki air bersih ke Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Setiap mobil tangkir, menampung 5.000 liter air bersih.

Pelepasan mobil tangki air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Malang, Sabtu (31/8/2019)
Pelepasan mobil tangki air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Malang, Sabtu (31/8/2019) (TribunJatim.com/ Aminatus Sofya)

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, terjadi peningkatan wilayah terdampak kekeringan yakni 19 desa di sembilan Kecamatan.

Potret Sikap Asli Yuni Shara pada Fans di Belakang Panggung, Kelewat Baik Hingga Diajak Makan Berdua

Inisial Calon Suami Luna Maya Dibocorkan Maia Estianty, Edrick Tjandra Menyebut Sosoknya Pria Lokal

"Kalau 2018 itu sembilan desa di tujuh kecamatan," ucap Kepala BPBD Malang, Bambang Istiawan.

Untuk mengatasi bencana kekeringan itu, BPBD juga terus melakukan dropping air bersih. Beberapa kecamatan terdampak kekeringan adalah Sumbermanjing Wetan, Donmulyo dan Pagak dan Sumberpucung.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved