Kota Batu

Olahan Hasil Bumi Kota Batu Harus Inovatif

40 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Bumiaji mengikuti pelatihan pembuatan permen yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu

Olahan Hasil Bumi Kota Batu Harus Inovatif
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
40 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Bumiaji mengikuti pelatihan pembuatan permen di Hotel Palem, Senin (2/9/2019). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - 40 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Bumiaji mengikuti pelatihan pembuatan permen yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu di Hotel Palem, Senin (2/9/2019).

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu, Nurseto menjelaskan Pemkot Batu ingin masyarakat bisa mengolah hasil bumi dalam bentuk berbagai variasi.

Selama ini, terlalu banyak produk hasil bumi dari Kota Batu yang dijual dalam kondisi mentahan, kurang inovatif.

“Hari ini materinya membuat permen. Materinya kami sesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing.”

“Contoh Bumiaji, apel dan jeruk. Permennya bahan baku apel. Airnya bisa diganti jus jeruk atau apel,” ujar Nurseto kepada SURYAMALANG.COM.

Pelatihan ini diselanggarakan selama lima hari dalam dua gelombang.

Gelombang pertama khusus KWT dari Bumiaji dan berlangsung sampai Jumat (6/9/2019).

Gelombang kedua dilaksanakan pekan berikutnya yang diikuti perwakilan dari Junrejo dan Batu.

“Harapan kami, ini akan memunculkan usaha baru di KWT.”

“Jadi menambah peningkatan ekonomi keluarga, nanti kalau sudah berkembang, bisa menyerap tenaga kerja di sekitarnya,” imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved