Kabatlr Madiun

Baru Dua Pekan Bebas dari Penjara, Heri Tusuk Heru yang Mempermalukan Selama dalam Bui

Pembunuh koordinator juru parkir di Kota Madiun ternyata teman sesama mantan penghuni penjara. Pelaku dendam karena perlakuan selama dalam penjara.

Baru Dua Pekan Bebas dari Penjara, Heri Tusuk Heru yang Mempermalukan Selama dalam Bui
suryamalang/ tribun
ilustrasi 

Pembunuh koordinator juru parkir di Kota Madiun ternyata teman sesama mantan penghuni penjara. Pelaku dendam karena perlakuan selama dalam penjara.

SURYAMALANG.COM, MADIUN

Satreskrim Polres Madiun Kota menangkap tiga orang yang terlibat dalam peristiwa pembunuhan koordinator juru parkir di Kota Madiun, yang terjadi Minggu (1/9/2019) kemarin.

Koordinator juru parkir bernama Heru Susilo, tewas setelah sempat dirawat di RS Griya Husada. Namun, akibat luka tusukan pisau yang mengenai ulu hati tersebut, warga Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman, Kota Madiun ini akhirnya tewas.

Beberapa jam pasca penusukan, pelaku pembunuhan bernama Heri Cahyono dibekuk saat hendak melarikan diri ke Kabupaten Madiun, Minggu (1/9/2019) malam. Sementara dua pelaku lain, Irwan dan Heru Prasetyo ditangkap di Kota Madiun.

Satu di antara tiga pelaku yang ditangkap, bernama Heri Cahyonod ditembak kedua kakinya.

"Kami sudah bekuk pelaku penusukan saat hendak melarikan diri di perbatasan antara Kota Madiun dan Kabupaten Madiun. Sedangkan dua pelaku lainnya dibekuk di wilayah Kota Madiun," kata Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu, kepada wartawan, Senin (2/9/2019) sore.

Nasrun menuturkan, dalam kasus ini Heri berperan sebagai eksekutor yang menusuk korban hingga tewas. Sementara itu, dua rekannya hanya ikut menemani ke rumah korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Heri tega menusuk korban, lantaran dendam pribadi yang dipendam sejak sekitar dua tahun lalu. Nasrun mengatakan, keduanya sempat menjadi tahanan di Lapas Kelas 1 Madiun, sekitar 2017 silam.

Heri mengaku kerap dipermalukan oleh korban selama berada di dalam penjara. Hingga pada 17 Agustus 2019 lalu, pelaku yang merasa sakit hati bebas menjalani hukuman penjara, dan melakukan balas dendam pada Minggu (1/9/2019) dengan menusuk korban.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved