Kabar Magetan

Tiga Petani Kecamatan Lembeyan, Magetan, Terancam Denda Minimal Rp 800 Juta

PETANI #MAGETAN PESTA SABU-SABU: Tukiran alias Tukir, warga Desa Krowe Kecamatan Lembeyan, serta Purwanto dan Kusnoto, warga Desa Tapen, Lembeyan.

Tiga Petani Kecamatan Lembeyan, Magetan, Terancam Denda Minimal Rp 800 Juta
Doni Prasetyo
PETANI #MAGETAN PESTA SABU-SABU: Tukiran alias Tukir, warga Desa Krowe Kecamatan Lembeyan, serta Purwanto dan Kusnoto, warga Desa Tapen Kecamatan Lembeyan. 

PETANI #MAGETAN PESTA SABU-SABU: Tukiran alias Tukir, warga Desa Krowe Kecamatan Lembeyan, serta Purwanto dan Kusnoto, warga Desa Tapen Kecamatan Lembeyan.

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Polisi Magetan menangkap tiga petani dari Desa Tapen Kecamatan Lembeyan dan Desa Krowe Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.

"Kami amankan tiga peserta pesta sabu-sabu di rumah salah seorang tersangka, bersama barang bukti sabu dan alat hisap atau bong," kata Kasubbag Humas Polres Magetan AKP Sunarya kepada SuryaMalang.com, Rabu (4/9/2019).

"Ketiganya ini statusnya pengguna. Sabu itu dibelinya dari kenalannya warga Magetan, yang saat ini sudah kami ketahui identitasnya," kata AKP Sunarya.

Menurut dia, sabu seberat 0,6 gram itu dibeli secara patungan seharga Rp 600 ribu atau setiap tersangka iuran Rp 200 ribu.

"Belum sampai sabu itu digunakan ketiga tersangka, Tim Satresnarkoba Polres Magetan keburu masuk arena dan menangkapnya," ujar Sunarya.

Ketiga tersangka adalah Tukiran alias Tukir, warga Desa Krowe Kecamatan Lembeyan, sedangkan Purwanto dan Kusnoto warga Desa Tapen Kecamatan Lembeyan.

"Tukir dan Purwanto menurut pengakuannya memakai narkotika itu sejak Juli 2019, sedang Kusnoto menggunakan sabu sejak kerja di Taiwan tahun 2015 lalu,"ujar Sunarya.

Menurut AKP Sunarya, akibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu itu, ketiga tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 jo pasal 132 ayat 1 tentang narkotika.

"Ketiganya diancam hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, dengan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar," kata AKP Sunarya.

Sementara informasi yang dihimpun di desa setempat menyebutkan, pesta sabu yang digelar dirumah kosong itu pesertanya empat orang dan sabu yang dibeli seharga Rp 800 ribu.

"Satu tersangka yang berhasil menyelamatkan diri saat Tim Satresnarkoba melakukan penangkapan, dia itu pemilik rumah kosong itu. Makanya belum disebut Polisi," ujar warga setempat.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved