Kabar Tuban

Kebakaran Dahsyat Hanguskan 2 Rumah di Bojonegoro, Penghuni Luka Parah, Diduga Dipicu Obat Nyamuk

Kebakaran Dahsyat Hanguskan 2 Rumah di Tuban, Penghuni Luka Parah, Diduga Dipicu Obat Nyamuk

Kebakaran Dahsyat Hanguskan 2 Rumah di Bojonegoro, Penghuni Luka Parah, Diduga Dipicu Obat Nyamuk
IST
Petugas Damkar BPBD Kabupaten Bojonegoro memadamkan api yang membakar dua rumah di Desa/Kecamatan Kalitidu, Sabtu (7/9/2019), dini hari. 

SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Dua rumah di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, ludes terbakar, Sabtu (7/9/2019), dini hari.

Kebakaran diperkirakan terjadi pukul 03.20 WIB, lalu petugas yang mendapat informasi pukul 03.42 WIB langsung menuju lokasi dan tiba pukul 03.59 WIB.

Kemudian langsung melakukan pemadaman hingga api bisa dipadamkan pukul 06.30 WIB.

Kabid Damkar BPBD Kabupaten Bojonegoro, Sukirno mengatakan, kebakaran dua rumah diduga akibat nyamuk bakar dari rumah Kasmijiyanto (54), warga sekitar.

Bermula obat nyamuk membakar kasur hingga akhirnya melahap rumah dan seisinya.

Tak hanya itu, api yang semakin membesar juga merembet rumah milik Jarmi (54) yang tak lain masih merupakan saudara.

"Dua rumah ludes dilalap api, dugaan karena obat nyamuk bakar dari rumah Kasmijiyanto," Ujar Kirno kepada wartawan.

Dia menjelaskan, api baru bisa didapamkan dengan mengerahkan 4 unit mobil damkar dengan melibatkan personil sejumlah 14 orang.

Selain api melahap dua bangunan rumah itu, si jago merah juga menyebakan pemilik rumah rumah Kasmijiyanto mengalami luka bakar 40 persen hingga harus mendapat penanganan medis.

Untuk kerugian atas kebakaran tersebut, ditaksir mencapai Rp 220 juta.

Rinciannya rumah Kasmijiyanto ukuran 5x10 meter beserta isinya mengalami kerugian senilai Rp 70 juta.

Sedangkan rumah Jarmi semi permanen ukuran 8x15 meter beserta perabotan rumah tangga, nilai kerugian mencapai Rp 150 juta.

"Untuk kerugian mencapai ratusan juta, kami mengimbau agar masyarakat senantiasa hati-hati dan waspada saat melakukan aktivitas yang kaitannya dengan api," Pungkasnya.

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved