Breaking News:

Rumah Politik Jatim

Plt dan Anak Wali Kota Bersaing di Pilwali Kota Blitar 2020, Santoso & Henry Melalui DPC PDIP

Plt Wali Kota Blitar, Santoso dan Henry Pradipta Anwar, putra sulung dari Wali Kota Blitar nonaktif Samanhudi Anwar bakal bersaing sejak awal

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, BLITAR  - Proses penjaringan bakal Calon Wali Kota Blitar meunju Pilwali Kota Blitar 2020 melalui partai PDIP nampaknya akan berlangsung ketat.

Plt Wali Kota Blitar, Santoso dan Henry Pradipta Anwar, putra sulung dari Wali Kota Blitar nonaktif Samanhudi Anwar bahkan sudah harus bersaing sejak di penjaringan di DPC PDIP Kota Blitar.

DPC PDIP Kota Blitar membuka pendaftaran penjaringan bakal calon wali kota di Pilwali Kota Blitar 2020 mulai 5-14 September 2019.

BREAKING NEWS : Setiajit, Birokrat Jatim Daftar Penjaringan Kepala Daerah Tuban Melalui PDI-P

Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana Daftar Bakal Calon Wali Kota Surabaya ke DPC PDIP

Tembakau Madura Vs Tembakau Jawa, Tembakau Jawa Dilarang Masuk ke Pamekasan Madura, Ini Alasannya

Sampai sekarang, baru ada tiga orang yang sudah mengambil pendaftaran bakal calon wali kota di DPC PDIP Kota Blitar.

Ketiga orang yang sudah mengambil formulir pendaftaran semuanya kader PDIP.

Ketiganya, yaitu, Santoso, Henry Pradipta Anwar, dan Handoko.

Santoso saat ini menjabat sebagai Plt Wali Kota Blitar.

Sedangkan, Henry Pradipta Anwar merupakan putra sulung dari Wali Kota Blitar nonaktif Samanhudi Anwar.

"Ketiganya baru mengambil formulir pendaftaran. Proses pendaftaran mulai 5-14 September 2019," kata Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Syahrul Alim, Minggu (8/9/2019).

Syahrul mengatakan pendaftaran penjaringan bakal calon wali kota di DPC PDIP dilakukan secara tertutup.

Maksudnya, pendaftaran penjaringan saat ini hanya khusus untuk kader PDIP.

"Pendaftaran saat ini masih untuk kader saja," ujarnya.

Terpisah, putra Samanhudi Anwar, Henry Pradipta Anwar mengatakan memang sudah mengambil formulir pendaftaran penjaringan bakal calon wali kota di kantor DPC PDIP Kota.

Dia mengambil formulir pendaftaran pada Sabtu (7/9/2019).

"Baru mengambil formulir pendaftaran saja. Nanti kalau mengembalikan formulir pendaftaran kami kabari lagi," kata Henry dihubungi Minggu (8/9/2019).

Misteri Sumber Segepok Uang Merry Mantan Asisten Raffi Ahmad Terjawab, Bukan Uang Pesangon

Kisah Lengkap Andreas Tampubolon, Siswa SMK yang Tidur di Sekolah Karena Ditinggal Orang Tuanya

Terungkap Alasan & Tanggal Nikah Siri Ammar Zoni dan Irish Bella, Sebut Gara-Gara Gaya Pacaran

Henry memang menyatakan siap maju di Pilwali Kota Blitar 2020.

Belakangan ini, mantan anggota DPRD Kota Blitar periode 2015-2020 dari Fraksi PDIP itu sudah gencar mengkampanyekan dirinya maju di Pilwali Kota Blitar 2020.

Kaus dan stiker Henry maju menjadi calon wali kota Blitar periode 2020-2025 juga sudah tersebar di masyarakat.

Dalam kaus dan stiker itu, Henry menggunakan jargon APBD Pro Rakyat Jilid 3.

Jargon APBD Pro Rakyat itu sebelumnya dipakai ayahnya, Samanhudi Anwar saat memimpin Kota Blitar selama dua periode (2010-2015 dan 2015-2020).

Henry juga kader PDIP. Selain pernah menjadi anggot dewan dari fraksi PDIP, Henry juga pernah menjabat sebagai wakil ketua bidang organisasi di DPC PDIP Kota Blitar.

Nia Daniaty Ungkap Penderitaannya Setelah Kecelakaan, Rem Mobil Jepp Blong & Mulut Terbentur Besi

Kondisi Vina Garut Setelah Rayya Meninggal Dunia, Namun Tak Datang ke Pemakaman Karena Satu Hal

Sedangkan, Santoso sampai berita ini ditulis belum bisa dikonfirmasi.

Pesan WhatsApp yang dikirim Surya belum mendapat respons dari Santoso.

Sebelumnya, Santoso pernah menyatakan siap maju di Pilwali Kota Blitar 2020 kalau memang dikehendaki oleh masyarakat.

Santoso mempunyai latar belakang birokrat. Dia menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Blitar.

Dia lama menjabat sebagai kepala dinas pendidikan. Dia juga pernah menjabat sebagai sekretaris daerah ketika Samanhudi menjabat sebagai wali kota di periode pertama.

Santoso mengawali karier politiknya sebagai wakil wali kota Blitar.

Dia digandeng Samanhudi saat maju lagi di Pilwali Kota Blitar periode 2015-2020.

Sekarang, Santoso menjabat sebagai Plt Wali Kota Blitar.

Sementara Handoko merupakan kader lama PDIP.

Handoko pernah menjadi pengurus anak cabang (PAC) PDIP untuk wilayah Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. (

.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved