Kabar Pamekasan

Bupati Pamekasan Temui Demonstran, Tunjukkan SMS Berisi Alasan Sebut Demo Bayaran

SMS MASUK PONSEL BUPATI PAMEKASAN: Kaule nyo’onah saporah, abdinah norok demo bekoh eyade’nah Pendopo keng polanah neser ka.

Editor: yuli
Kuswanto Ferdian
Massa saat mendatangi rumah dinas Bupati Pamekasan di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Senin (9/9/2019). 

SMS MASUK PONSEL BUPATI PAMEKASAN: Kaule nyo’onah saporah, abdinah norok demo bekoh eyade’nah Pendopo keng polanah neser ka.

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Massa pemuda, masyarakat, mahasiswa dan petani tembakau mendatangi rumah dinas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Pulau Madura, Senin (9/9/2019).

Mereka ingin menyuarakan terkait murahnya harga tembakau di Pamekasan sekaligus protes terhadap pernyataan Baddrut Tamam saat acara Pamekasan Bersolawat 1 Muharram 1441 Hijriyah.

Dalam acara tersebut, Baddrut Tamam menyindir soal aksi sejumlah mahasiswa, pemuda, masyarakat dan petani tembakau di Pamekasan yang katanya demo bayaran.

"Kalau urusan program yang bagus tidak ada yang bilang terima kasih," kata dia saat itu.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

"Kalau urusan tembakau yang rugi, hanya satu orang dan yang demo dibayar, dibuat omongan terus," sambungnya.

Koordinator aksi, Iklal, mengatakan langsung di depan Baddrut Tamam bahwa demo yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu tidak dibayar oleh siapapun.

Kata Iklal, itu murni untuk menyampaikan keluhan dari petani tembakau di Pamekasan.

Tak hanya itu, Iklal juga langsung menyatakan di hadapan Baddrut Tamam tentang pernyataannya yang kontroversial itu akan menimbulkan fitnah dan hoax.

Saat orasi di hadapan Baddrut Tamam, Iklal bertanya kepada sejumlah massa. “Dengarkan saya punya pertanyaan, apakah demo yang kemarin dan yang sekarang dibayar, apakah kita demo minta proyek?" teriaknya. Massa menjawab serentak, “tidak!”

Bahkan, kata Iklal, Baddrut Tamam hanya jago selfie dan Pamekasan sudah gagal hebat.

"Bupati Pamekasan hanya selfi terus hanya pencitraan agar dilihat banyak orang seolah peduli rakyat, tapi apa bukti kinerjanya? Janji politiknya yang katanya tembakau tidak akan murah, tapi faktanya murah," keluh Iklal melalui pelantang suara.

Sementara, Baddrut Tamam saat menghadapi sejumlah massa itu tampak sumringah.

Sembari tersenyum dan memakai kaca mata hitam, Baddrut Tamam juga ditemani wakilnya, Rajae.

Massa sempat terkejut ketika Baddrut Tamam membeberkan bukti ucapannya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved