Kabar Tulungagung

Nafsu Pejabat Desa Disalurkan ke Gadis 16 Tahun Asal Malang yang Jadi Pemandu Lagu di Tulungagung

Pejabat Desa di Tulungagung diduga menjadikan gadis 16 tahun sebagai sarana untuk memuaskan nafsunya

Nafsu Pejabat Desa Disalurkan ke Gadis 16 Tahun Asal Malang yang Jadi Pemandu Lagu di Tulungagung
IST/Tribun Bali
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Pejabat Desa di Tulungagung diduga menjadikan gadis 16 tahun sebagai sarana untuk memuaskan nafsunya.

Hal ini terungkap saat Satpol PP melakukan razia di sebuah warung yang juga merupakan tempat karaoke.

Satpol PP Kabupaten Tulungagung mengamankan Lulu, nama samaran, gadis belia usia 16 tahun yang menjadi pemandu lagu di Warkop Karaoke Idaman, di Dusun Kedungjalin, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Senin (9/9/2019).

Lulu sempat dibawa ke kantor Satpol PP Kabupaten Tulungagung untuk dimintai keterangan.

Gadis asal Malang ini mengaku pernah menjadi korban tindak asusila oleh seorang pelanggan.

Satpol PP Kabupaten Tulungagung saat minta penjelasan pemilik Warkop Idaman, Dusun Kedungjalin, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Senin (9/9/2019).
Satpol PP Kabupaten Tulungagung saat minta penjelasan pemilik Warkop Idaman, Dusun Kedungjalin, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Senin (9/9/2019). (SURYAMALANG.COM/David Yohanes)

Mendengar pengakuan itu, Kasi Informasi dan Publikasi Satpol PP Tulungagung, Artista Nindya Putra mengantarkan Lulu ke Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI).

"Nantinya biar (ULT) PSAI yang mendalami pengakuan korban," ujar Genot, panggilan akrab Nindya.

Untuk menguatkan pengakuannya, Lulu membuat surat pernyataan bermeterai.

Dalam pengakuan Lulu, orang yang mencabulinya biasa dipanggil Pak Uceng.

Dia seorang perangkat di sebuah desa di Kecamatan Sumbergempol.

Halaman
1234
Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved