Kota Batu

Pemkot Batu Tunggu Kajian Pemprov Jatim untuk Pasang Pintu Gulung di Pasar Wisata Sidomulyo

KOTA BATU - Rencana pemasangan rolling door atau pintu gulung di Pasar Wisata Sidomulyo yang kabarnya Oktober 2019, belum ada kepastian.

Pemkot Batu Tunggu Kajian Pemprov Jatim untuk Pasang Pintu Gulung di Pasar Wisata Sidomulyo
Benni Indo
Pasar Wisata Sidomulyo di rest area Desa Sidomulyo Kecamatan Batu tampak sepi pada Minggu (8/9/2019) siang. Hanya ada beberapa pedagang yang membuka warungnya. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Rencana pemasangan rolling door atau pintu gulung di Pasar Wisata Sidomulyo di Desa Sidomulyo Kecamatan Batu yang kabarnya Oktober 2019, belum ada kepastian.

Kepala Dinas UKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Batu, Eko Suhartono mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah menunggu hasil pengkajian Pemprov Jatim terkait PAK yang telah disepakati DPRD Batu.

Rencananya, pembuatan pintu gulung akan menggunakan uang dari PAK. Kata Eko, diperkirakan kajian dari Pemprov Jatim keluar sekitar November atau Desember.

“Tinggal nunggu dari provinsi. PAK bisa November atau Desember. Begitu turun, langsung kami kerjakan,” ujarnya saat ditemu di Balai Kota Among Tani, Senin (9/9/2019).

Dikatakan Eko, untuk pembuatan pintu gulung, akan diatur oleh Pemerintah Desa. Di sisi lain, Eko juga membantah kalau selama ini banyak keluhan dari pedagang karena tidak segera dipasangnya pintu gulung di Pasar Wisata Sidomulyo.

“Yang ngatur kepala desa. Itu masih diajukan PAK dan masih dalam proses karena dianggarkan di PAK. kalau PAK itu Novemberlah,” terangnya.

Namun dijelaskan Eko, pengerjaan pemasangan pintu gulung nanti akan dilakukan pelelangan karena nilainya di atas Rp 200 juta. Eko optimis, pemasangan tidak akan molor karena sudah ada perencanaan yang matang.

Hal itu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya ketika perencanaan belum matang. Kondisi itu mengakibatkan pemasangan pintu gulung terkatung-katung.

“Masyarakat memang minta pengamanan. Kan nilainya di atas Rp 200 juta, jadi lelang. Perencanaannya sudah, tinggal pelalangan,” katanya.

Sehari sebelumnya, Surya mewawancarai Dul Slamet, pedangan di Pasar Wisata Sidomulyo. Ia mengeluhkan belum adanya pintu gulung. Slamet pun harus membawa pulang dagangannya saat warung tutup. Begitu juga sebaliknya, membawa kembali dagangannya saat mau buka.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved