Nasional

Polisi Setubuhi Anak di Bawah Umur dalam Sandiwara Razia Narkoba, Identitas Aslinya Bikin Jengkel

Polisi Setubuhi Anak di Bawah Umur dalam Sandiwara Razia Narkoba di Kabupaten Toraja Utara, Identitas Aslinya Bikin Jengkel

Polisi Setubuhi Anak di Bawah Umur dalam Sandiwara Razia Narkoba, Identitas Aslinya Bikin Jengkel
Shanghaiist
ILUSTRASI - Polisi Setubuhi Anak di Bawah Umur dalam Sandiwara Razia Narkoba, Ternyata Identitasnya Palsu. 

SURYAMALANG.COM - Indentitas 'polisi' yang menyetubuhi anak di bawah umur di Kabupaten Toraja Utara dalam sebuah sandiwara razia narkoba, akhirnya terungkap.

Dia adalah pemuda asal Kelurahan Ba'tan, Kecamatan Kesu', Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, berinisial JP (25).

Dia diringkus Polsek Rantepao karena diduga menyetubuhi anak berinisial M (15) yang masih berstatus pelajar.

Dari hasil penyidikan, ternyata JP bukanlah polisi, tapi hanya berprofesi sebagai sopir truk.

Mengaku polisi, sopir truk ditangkap Polsek Rantepao, Sulawesi Selatan, karena menyetubuhi anak di bawah umur.
Mengaku polisi, sopir truk ditangkap Polsek Rantepao, Sulawesi Selatan, karena menyetubuhi anak di bawah umur. (Humas Polres Toraja)

Kejadian ini bermula pada Senin (2/9/2019 ) lalu.

Saat itu, JP bikin sandiwara, yakni merazia rumah kontrakan korban M dan mengaku sebagai polisi yang sedang melakukan penggerebekan.

Kemudian, pelaku menakuti korban dengan mengatakan bahwa korban adalah pengguna narkoba.

Setelah itu, korban dibawa ke salah satu wisma hingga pelaku melancarkan aksi bejatnya.

Kapolsek Rantepao, Kompol Marthen Buttu mengatakan, pelaku ditangkap pada Minggu (8/9/2019) malam, atas laporan polisi bernomor LPB/34/IX/2019/Sek.

“Pelaku ditangkap di salah satu toko telepon seluler di Kecamatan Rantepao, atas perbuatannya yang diduga telah melakukan tindak asusila dan mengaku sebagai anggota polisi yang sedang bertugas melakukan penggerebekan,” kata Marthen, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (9/9/2019).

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved